GRESIK (RadarJatim.id) — Ratusan warga Bungah, Gresik, Jawa Timur kompak mengikuti senam sehat di halaman UPT SDN 253 Gresik, samping Balai Desa Sukorejo, Kecamatan Bungah, Senin (14/10/2024). Dengan penuh semangat, mereka mengikuti senam yang dihelat sebagai sosialisasi pengawasan partisipatif bersama Panwascam Bungah menjelang Pilkada Gresik yang diagendakan berlangsung pada 27 November 2024.
Ratusan peserta senam sehat pengawasan ini nampak makin sumringah, karena Panwascam Bungah bersama Forkopimcam dan Pemdes Sukorejo menyediakan ratusan doorprize untuk mereka.
“Seru, doorprize-nya banyak sekali. Badan sehat, pulang dapat hadiah,” ucap Maysaroh, salah satu peserta sembari mengumbar senyuman.
Camat Bungah, Izzul Muttaqin, bersama Waka Danramil 0817-15/Bungah, Serma Rudianto, Kades Sukorejo, Muslikh, serta Komisioner Panwascam Bungah: Roni, Didik, dan Malik mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang begitu semangat dan antusias mengikuti senam.
“Semoga dengan kegiatan Sosialisasi Pengawasan Tahapan Pilkada Serentak Tahun 2024 yang digelar oleh Panwascam Bungah ini bisa memberikan dampak positif kepada masyarakat. Harapannya, gelaran Pilkada Gresik, khususnya di wilayah Kecamatan Bungah, berlangsung aman, kondusif, sejuk, dan damai,” ujar Camat Bungah Izzul Muttaqin.
Habibur Rohman, Kordiv Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Gresik menyampaikan, kegiatan senam bersama masyarakat ini dilakukan untuk mendorong masyarakat agar berpartisipasi dalam pengawasan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
“Masyarakat mempunyai peran penting untuk mengawal seluruh proses pelaksanaan Pilkada. Selain harus berpartisipasi untuk memilih pada tanggal 27 November, juga ikut mengawasi prosesnya dan melaporkan setiap bentuk pelanggaran yang terjadi,” ujarnya, Senin (14/10/2024).
Dikonfirmasi terpisah, Ketua Bawaslu Gresik, Achmad Nadhori, menegaskan, pihaknya saat ini tengah menggencarkan kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif Pilkada untuk memberikan pendidikan politik kepada masyarakat, khususnya melawan segala bentuk kecurangan.
“Sosialisasi pengawasan partisipatif ini salah satu bentuk pencegahan terhadap pelanggaran. Besok kita masih ada beberapa kegiatan lain dengan menggandeng seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Gresik,” tandasnya. (sto)







