SIDOARJO (RadarJatim.id) — Penyaluran bantuan pendidikan melalui Program Indonesia Pintar (PIP) bagi siswa berprestasi dan kurang mampu yang ada di SMA Negeri 3 Sidoarjo telah dipantau langsung oleh Anggota Komisi X DPR RI Reni Astuti, S.Si M.PSDM, pada (4/3/2026) siang di Ruang Candra Kirana SMA Negeri 3 Sidoarjo.
Kehadiran Reni Astuti disambut langsung oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Sidoarjo Dr. Kiswanto, M.Pd bersama Kepala SMA Negeri 3 Sidoarjo Wiwik Tri Ernawati, S.Sos dan jajarannya untuk memastikan sebanyak 37 siswa penerima program PIP tepat sasaran.
Menurut Reni Astuti kehadirannya ini adalah untuk memastikan keberadaan bantuan langsung yang diberikan oleh siswa melalui rekeningnya masing-masing, dan yang ingin berlanjut di tahun 2026 ini harus dilakukan daftar ulang.
Ia terangkan kalau PIP jalur aspirasi ini yang usulannya melalui Anggota DPR RI di Komisi X. Alhamdulillah di SMA Negeri 3 Sidoarjo terdapat 37 siswa penerima manfaat, membantu mengurangi beban orang tuanya. Sehingga bantuannya bisa dipergunakan untuk kebutuhan sekolah.
“Program PIP ini bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan personal siswa, seperti pembelian seragam, sepatu, tas, serta alat tulis, agar kendala biaya tidak lagi menjadi penghalang bagi anak-anak untuk mengenyam pendidikan,” terangnya.
Adapun besaran bantuan di tahun 2026 ini untuk siswa kelas 10 dan 11 di tingkat SMA/SMK sederajat akan menerima bantuan penuh sebesar Rp 1.800.000. “Sementara itu, bagi siswa kelas 12, bantuan diberikan sebesar setengah dari nilai penuh (Rp 900.000) karena masa studi yang akan berakhir pada bulan Juli di tahun berjalan,” jelas politisi PKS ini.
Kegiatan yang mengambil tema ‘Bu Reni Goes To School’ selain memastikan bantuan di tingkat sekolah menengah, para siswa juga dimotivasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang universitas melalui program KIP Kuliah. Program ini tersedia baik melalui jalur reguler kampus maupun jalur aspirasi.
“Kuliah itu penting, bukan hanya soal ijazah, tapi untuk membentuk kemandirian, kepemimpinan, kemampuan komunikasi, dan kedisiplinan,” ujarnya.
Siswa penerima manfaat juga diharapkan tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga aktif dalam organisasi kepemudaan, seperti Karang Taruna atau Remaja Masjid (Remas). “Keterlibatan dalam organisasi dinilai sangat krusial untuk melatih life skills yang akan menjadi modal berharga saat mereka memasuki dunia kerja nantinya,” pesan Reni Astuti.

Para siswa penerima manfaat SMA Negeri 3 Sidoarjo dengan penuh semangat untuk belajar yang lebih baik lagi
Diawal kegiatan, Kacabdin Kiswanto memastikan langsung kepada perwakilan 37 siswa penerima manfaat yang dihadirkan, ditanya satu per satu tentang keberadaan, kondisi ekonomi keluarganya. Bahkan sampai ada yang sedih hingga meneteskan air mata. “Alhamdulillah sasaran PIP sudah tepat, karena telah dibuktikan sendiri pada yang bersangkutan,” tegas Pak Kis_sapaan akrabnya.
Sementara itu Kepala SMA Negeri 3 Sidoarjo Wiwik Tri Ernawati juga mengucapkan terima kasih kepada Anggota DPR RI Komisi X Reni Astuti yang telah hadir langsung ke sekolah untuk memastikan kepada penerima manfaat.
“Alhamdulillah kita bersyukur, dan kita berharap program ini terus bisa berkelanjutan, dan kalau bisa peningkatan jumlah atau kuotanya bisa ditambah,” ucap Bu Wiwik_sapaan akrabnya.(mad)







