KEDIRI (RadarJatim.id) – Momentum Ramadan dimanfaatkan untuk memperkuat kepedulian sosial. Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), melalui Pondok Pesantren Wali Barokah di Kota Kediri menggelar kegiatan sosial bertajuk “Berbagi di Bulan Suci”, Senin (16/3/2026).
Dalam kegiatan tersebut, ratusan warga dari kalangan kurang mampu, anak yatim, dan kaum dhuafa menerima bantuan berupa paket sembako, santunan, hingga takjil gratis.
Ketua Ponpes Wali Barokah Kediri, KH Sunarto, mengatakan, kegiatan berbagi ini merupakan agenda rutin yang digelar setiap bulan Ramadan, Hal itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekitar.
“Ramadan adalah bulan penuh berkah. Kami ingin memanfaatkan momentum ini untuk berbagi dan mempererat hubungan dengan masyarakat di sekitar pondok,” ujarnya.
Menurut Sunarto, keberadaan pondok pesantren tidak bisa dilepaskan dari dukungan masyarakat sekitar. Karena itu, hubungan harmonis antara pesantren dan warga perlu terus dijaga.
“Selama ini hubungan dengan masyarakat Banjaran sangat baik. Berkat kebersamaan ini kegiatan belajar mengajar di pondok dapat berjalan dengan tertib, aman, dan lancar,” katanya.
Pada kegiatan tahun ini, panitia menyalurkan sekitar 750 paket sembako kepada warga yang membutuhkan. Setiap paket berisi berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, dan kue kering.
Selain pembagian sembako, kegiatan juga diisi dengan santunan serta pembagian takjil bagi masyarakat yang melintas di sekitar kawasan pondok. Sunarto berharap, kegiatan berbagi ini dapat terus dilakukan setiap tahun dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.
“Semoga ke depan jumlah penerima manfaat bisa semakin banyak sehingga keberkahan Ramadhan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” ujarnya.
Salah satu penerima bantuan, Hariono (61), warga Banjaran, mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan.
“Alhamdulillah sangat membantu, apalagi menjelang Lebaran. Isinya lengkap dan sangat bermanfaat bagi kami,” katanya.
Kegiatan ini menjadi bukti, bahwa keberadaan pesantren tidak hanya berperan dalam pendidikan keagamaan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam membantu masyarakat di sekitarnya. (rul)







