• Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Contact
Senin, 15 Juni 2026
No Result
View All Result
e-paper
Radar Jatim
  • Home
  • Bisnis
  • Hukum dan Kriminal
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Contact
  • Home
  • Bisnis
  • Hukum dan Kriminal
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Contact
No Result
View All Result
Radar Jatim
No Result
View All Result
Home Sastra/Budaya

Kisah di Balik Nama Soekarno, Sejarah yang Diyakini Berawal dari Ndalem Pojok Kediri

by Radar Jatim
14 Juni 2026
in Sastra/Budaya
0
Kisah di Balik Nama Soekarno, Sejarah yang Diyakini Berawal dari Ndalem Pojok Kediri

Koreografi yang di pertontonkan oleh Panitia Situs Persada jelang detik-detik pergantian nama Koesno menjadi Soekarno, karena jatuh sakit. (M. Nasrul)

5
VIEWS

KEDIRI (RadarJatim.id) – Nama Soekarno dikenal luas sebagai simbol perjuangan kemerdekaan Indonesia. Namun, tidak banyak yang mengetahui, bahwa nama tersebut diyakini lahir dari sebuah peristiwa yang terjadi di Ndalem Pojok, Kediri, Jawa Timur, ketika sang proklamator itu masih bernama Koesno.

Sejarah itu kembali diangkat dalam peringatan Ruwat Agung Soekarno di Situs Persada Soekarno, Ndalem Pojok, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Minggu (14/6/2026).

Ketua Harian Situs Persada Soekarno Kediri, Kushartono, mengatakan, bahwa pergantian nama Koesno menjadi Soekarno dilakukan oleh Raden Mas Panji Sumosewoyo atau yang dikenal dengan nama samaran Raden Mas Mendung. Menurutnya, tokoh tersebut bukan sosok biasa. Ia merupakan putra Raden Mas Panji Sumohatmojo, seorang patih Keraton Surakarta pada masa pemerintahan Pakubuwono IX.

“Beliau yang mengobati dan menyarankan pergantian nama Koesno menjadi Soekarno,” kata Kushartono.

Kisah ini berawal dari perjalanan hidup Raden Mas Panji Sumohatmojo yang memilih meninggalkan lingkungan keraton. Meski berasal dari keluarga bangsawan dengan posisi terhormat, ia memutuskan meninggalkan kehidupan istana untuk membuka wilayah baru di kawasan Pojok, Kediri.

Keputusan tersebut kemudian menjadi awal lahirnya hubungan historis antara keluarga Panji Sumohatmojo dengan keluarga Bung Karno. Dari garis keturunan itulah lahir Raden Mas Panji Sumosewoyo yang kemudian dikenal dekat dengan keluarga Soekarno.

Dalam tradisi yang berkembang di Ndalem Pojok, ia disebut sebagai ayah angkat Bung Karno sekaligus tokoh yang berperan dalam pergantian nama Koesno. Pergantian nama sendiri bukan hal yang asing dalam budaya Jawa.

Pada masa itu, perubahan nama kerap dilakukan ketika seorang anak sering sakit atau mengalami berbagai kesulitan hidup. Nama baru dipercaya membawa harapan, doa, sekaligus semangat baru bagi perjalanan hidup seseorang.

Bagi masyarakat Ndalem Pojok, pergantian nama Koesno menjadi Soekarno tidak hanya dimaknai sebagai tradisi budaya. Peristiwa tersebut dianggap sebagai bagian dari awal perjalanan sejarah seorang anak yang kelak tumbuh menjadi pemimpin bangsa.

Kushartono menjelaskan, cerita mengenai pergantian nama tersebut selama ini diwariskan secara turun-temurun. Namun, menurutnya, terdapat sejumlah sumber yang turut memperkuat kisah tersebut. Salah satunya berasal dari keterangan Raden Mas Said Sumodiharjo, tokoh yang dikenal sebagai pejuang perintis kemerdekaan.

Dalam berbagai dokumen, Raden Mas Said juga tercatat pernah menjadi Kepala Rumah Tangga Istana dan penasihat Presiden Soekarno.

“Keterangan ini bukan hanya cerita tutur. Ada dokumen yang menjelaskan posisi dan peran Raden Mas Said Sumodiharjo,” ujarnya.

Selain itu, nama Raden Mas Said juga disebut dalam buku karya Jenderal A.H. Nasution berjudul Memenuhi Panggilan Tugas. Dalam buku tersebut, ia digambarkan sebagai salah satu tokoh yang memiliki kedekatan dengan lingkungan Istana Kepresidenan.

Bagi pengelola Situs Persada Soekarno, keberadaan dokumen dan literatur tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga jejak sejarah yang berkembang di Ndalem Pojok. Sebab, dari tempat itulah masyarakat meyakini lahir nama Soekarno, nama yang kemudian menjadi bagian penting dalam perjalanan bangsa Indonesia.

Lebih dari seabad kemudian, kisah itu masih terus diceritakan. Dari seorang anak bernama Koesno di sebuah kampung di Kediri, lahirlah nama Soekarno yang kemudian dikenal dunia sebagai proklamator kemerdekaan Indonesia. (rul)

Tags: Di Balik Nama SoekarnokediriNdalem PojokPerjalanan Sejarah

Related Posts

Sempat Terserang PMK, Sapi 1 Ton dari Kediri Ini Justru Terpilih Jadi Kurban Presiden Prabowo

Sempat Terserang PMK, Sapi 1 Ton dari Kediri Ini Justru Terpilih Jadi Kurban Presiden Prabowo

by Radar Jatim
26 Mei 2026
0

KEDIRI (RadarJatim.id) -- Siapa sangka,...

Usai Penertiban di SLG, Trotoar di Pare Masih Dipenuhi Lapak PKL

Usai Penertiban di SLG, Trotoar di Pare Masih Dipenuhi Lapak PKL

by Radar Jatim
8 Mei 2026
0

KEDIRI (RadarJatim.id) — Penertiban pedagang...

Rumah di Banyakan Kediri Terbakar saat Ditinggal Pemiliknya, Kerugian Capai Rp 100 Juta

Rumah di Banyakan Kediri Terbakar saat Ditinggal Pemiliknya, Kerugian Capai Rp 100 Juta

by Radar Jatim
6 Mei 2026
0

KEDIRI (RadarJatim.id) -- Sebuah rumah...

Load More
Next Post
Terjunkan 1.095 Petugas Sensus Ekonomi 2026, Sekda Gresik Tekankan Profesionalisme dan Integritas

Terjunkan 1.095 Petugas Sensus Ekonomi 2026, Sekda Gresik Tekankan Profesionalisme dan Integritas

Radar Jatim Video Update

Berita Populer

  • Tangis Haru Mewarnai Suasana Penjemputan Siswa SMA Negeri 1 Wonoayu

    Tangis Haru Mewarnai Suasana Penjemputan Siswa SMA Negeri 1 Wonoayu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Soft Launching KM Dharma Kencana V, Fasilitas Mewah Berkapasitas 1.400 Penumpang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Warga Doakan Keluarga Besar SMK Antartika 2 Sidoarjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Analisis Semantik Puisi ‘Aku Ingin’ Karya Sapardi Djoko Damono

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kampus yang Tak Lagi Dihuni Intelek: Mengapa Dosen Mencari Eksistensi Diri di Luar Kampus?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Radar Jatim adalah media online Jatim yang memberikan informasi peristiwa dan berita Jawa Timur dan Surabaya terkini dan terbaru.

Kategori

  • Artikel dan Opini
  • Ekonomi Bisnis
  • Ekosistem Lingkungan
  • Esai/Kolom
  • Feature
  • Finance
  • HAM
  • Hukum dan Kriminal
  • Infrastruktur
  • Kamtibmas
  • Kemenkumham
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Lain-lain
  • Layanan Publik
  • Lifestyle
  • Literasi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Ormas
  • Otomotif
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pertanian
  • pinggiran
  • Politik
  • Religi
  • Sastra/Budaya
  • Sosial
  • Tekno
  • TNI
  • TNI-Polri
  • Transportasi
  • video
  • Wisata

Kami Juga Hadir Disini

© 2020 radarjatim.id
Susunan Redaksi ∣ Pedoman Media Siber ∣ Karir

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Tekno
  • Ekonomi Bisnis
  • Artikel dan Opini

© 2020radarjatim.id

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In