SIDOARJO (RadarJatim.id) — SD Al Falah Darussalam Waru Sidoarjo sudah menyelesaikan rangkaian kegiatan Tes Kemampuan Akademik (TKA), pada tanggal 20 hingga 23 April 2026.
Kegiatan tersebut merupakan agenda penting dalam memetakan profil belajar serta kompetensi murid di lingkungan sekolah.
Menurut Ustadzah Nurul Hikmah, S.Ag, Kepala Sekolah SD Al Falah Darussalam, sebelum melangkah ke hari pelaksanaan, semua murid telah dibekali dengan persiapan yang komprehensif.
Yakni dengan menyelenggarakan program Bimbingan Belajar (Bimbel) Intensif sejak semester 1 dan Super Intensif mulai semester 2.
“Keduanya dirancang khusus untuk memantapkan pemahaman murid. Fokus utama pendampingan ini adalah penguatan materi pada dua pilar kompetensi dasar, yakni Matematika dan Bahasa Indonesia, guna memastikan murid memiliki fondasi literasi dan numerasi yang kuat sebelum menghadapi ujian yang sesungguhnya,” jelasnya pada (29/4/2026) pagi.
Tahun ini, mekanisme ujian dirancang secara sistematis agar murid dapat mengerjakan dengan fokus maksimal. Setiap murid mengikuti ujian selama dua hari. Hari Pertama mengerjakan soal mata pelajaran Matematika dan pengisian Survei Karakter. “Dan hari kedua mengerjakan soal mata pelajaran Bahasa Indonesia dan pengisian Survei Lingkungan,” jelasnya Ustadzah Nurul Hikmah.
Diikuti sebanyak 108 murid, per sesi diisi sebanya 20 murid, pembagian sesi didasarkan nomor urut Dapodik (Data Pokok Pendidikan), dan hasilnya, TKA bisa selesai tepat waktu.
Sementara pengawasannya pun menjadi jauh lebih efektif, menjamin validitas hasil ujian yang kredibel. Pengawasan dilakukan oleh pusat dengan Zoom meeting dan pengawasan dari sekolah SD Kepuh Kiriman, Kec Waru.
Fokus utama kami bukan sekadar angka, melainkan memetakan kebutuhan literasi dan numerasi anak-anak secara akurat melalui data yang valid. “Alhamdulillah semuanya berjalan dengan baik dan lancar,” kata Ustadzah Nurul Hikmah.
Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja sama yang solid, antara tim pendidik dan dukungan penuh dari orang tua murid yang tertib mengikuti jadwal yang telah ditentukan.
Hasil dari TKA ini nantinya akan menjadi landasan bagi pihak sekolah untuk merancang program pembelajaran yang lebih berdiferensiasi di semester mendatang.
“Makanya setiap murid mendapatkan dukungan yang tepat, sesuai dengan potensi dan tantangan akademiknya masing-masing,” pungkasnya.(mad)







