SIDOARJO (RadarJatim.id) – SMK Mitra Sehat Mandiri Sidoarjo menggelar Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Asisten Tenaga Kesehatan ke-13 Tahun Pelajaran 2025-2026 sebagai penanda berakhirnya masa pendidikan siswa kelas XII sekaligus gerbang awal memasuki dunia kerja dan pendidikan tinggi.
Mereka terdiri dari Program Keahlian Farmasi sebanyak 55 siswa, Asisten Keperawatan 48 siswa,serta Teknologi Laboratorium Medik ( Analis Kesehatan) sebanyak 14 siswa.

Pembina Yayasan SMK Mitra Sehat Mandiri Sidoarjo, H. Pujiono menyampaikan harapannya agar para lulusan dapat mengabdikan ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan kepada masyarakat.
“Ini merupakan akhir dari proses pembelajaran siswa kelas XII. Mudah-mudahan setelah lulus, anak-anak dapat diterima di tengah masyarakat, bermanfaat bagi warga, serta memberikan kontribusi bagi bangsa Indonesia,” ujarnya.
Ia menambahkan, lulusan sekolah kejuruan saat ini memiliki peluang besar karena kompetensinya sangat dibutuhkan dunia kerja. Selain program kesehatan, sekolah juga memiliki lulusan dari jurusan pelayaran yang telah terserap di berbagai sektor industri.
“Alhamdulillah, banyak lulusan kami yang sudah bekerja, termasuk di luar negeri. Ada yang bekerja melalui program kerja sama hingga ke Osaka, Jepang. Kami berharap pada tahun-tahun berikutnya semakin banyak lulusan yang diterima di dunia kerja,” katanya.

Sementara itu, Humas SMK Mitra Sehat Mandiri Sidoarjo, Heras Wijaksono, menjelaskan bahwa pelantikan tahun ini diikuti oleh tiga program keahlian kesehatan.
“Program Farmasi diikuti 55 siswa, Asisten Keperawatan sebanyak 48 siswa, dan Teknologi Laboratorium Medik atau Analis Kesehatan sebanyak 14 siswa,” jelasnya.
Menurut Heras, sekolah berharap para alumni mampu bersaing di dunia usaha dan dunia industri, baik yang memilih bekerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
“Kami berharap alumni dapat terjun ke dunia usaha dan industri. Bagi yang melanjutkan kuliah, lakukan dengan sungguh-sungguh. Banyak alumni yang kuliah sambil bekerja, sehingga harus mampu membagi waktu dengan baik karena keduanya sama-sama penting,” tegasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa sejumlah alumni telah melanjutkan pendidikan maupun bekerja melalui berbagai program kerja sama, termasuk kesempatan belajar dan bekerja di Jepang.
Pada kesempatan tersebut, Heras menjelaskan pentingnya prosesi pengambilan sumpah bagi lulusan bidang kesehatan. Menurutnya, profesi kesehatan memiliki tanggung jawab besar karena berhubungan langsung dengan keselamatan dan kerahasiaan pasien.
“Tenaga kesehatan tidak mengurus barang, tetapi manusia. Karena itu mereka harus diambil sumpahnya melalui rohaniawan agar memahami tanggung jawab profesi dan menjaga kerahasiaan pasien dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Ia berpesan agar seluruh alumni menjaga nama baik sekolah di manapun berada.
“Yang bekerja harus menunjukkan profesionalisme dan etika yang baik. Yang kuliah juga harus belajar dengan sungguh-sungguh. Selain ilmu pengetahuan, selama sekolah mereka juga dibekali sikap dan karakter yang akan menjadi bekal saat terjun ke masyarakat,” tambahnya.
Dalam acara tersebut, sekolah juga memberikan penghargaan kepada siswa berprestasi. Salah satunya adalah Nayla Meyrizka Nugroho yang meraih prestasi pada Bidang Keahlian Laboratorium Medik.
“Saya kaget dan terharu karena tidak menyangka bisa menjadi siswa berprestasi di bidang Laboratorium Medik. Harapan saya bisa membanggakan orang tua dan mendapatkan pekerjaan yang baik,” tuturnya.
Melalui pelantikan dan pengambilan sumpah ini, SMK Mitra Sehat Mandiri Sidoarjo berharap para lulusan tidak hanya memiliki kompetensi teknis yang unggul, tetapi juga menjunjung tinggi etika profesi, integritas, dan semangat pengabdian kepada masyarakat. (RJ1)







