SIDOARJO (Radarjatim.id) Ratusan siswa kelas 9 SMP Negeri 6 Sidoarjo sudah berhasil menyelesaikan tugas pendidikannya selama tiga tahun. Akhirnya mereka dilepas langsung oleh kepala sekolah, diserah terimakan kembali kepada orang tua masing-masing, pada (10/6/2026) pagi di halaman sekolah.
Sehingga terjadilah suasana penuh haru bagi orang tua siswa yang melihat anak-anaknya telah dinyatakan lulus100 persen. Sekaligus rasa bangga menyelimuti acara pelepasan peserta didik yang dikemas dalam ‘Purnawiyata ke 27 Murid Kelas IX 2026’.
Plt Kepala SMP Negeri 6 Sidoarjo Yuniar Poebandini, S.Pd M.Pd mengucapan selamat kepada seluruh siswa kelas 9 yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan selama tiga tahun. Momen kelulusan ini bukan sebagai akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang untuk meraih cita-cita yang lebih tinggi.
“Oleh karena itu, saya berpesan kepada para lulusan agar tetap menjaga nama baik diri sendiri, keluarga, dan almamater di mana pun kalian melanjutkan studi. Semoga kalian semua terus semangat untuk terus mengukir prestasi dan tidak takut bermimpi besar. Karena masa depan adalah milik anda yang mau berusaha dan berdoa,” pesannya.
Selain itu, apresiasi yang setinggi-tingginya disampaikan kepada komite sekolah dan orang tua murid atas kepercayaan serta dukungan penuh yang diberikan selama ini dalam menyukseskan seluruh kegiatan di SMP Negeri 6 Sidoarjo.
Di akhir prosesi, pihak sekolah secara resmi menyerahkan kembali seluruh siswa kelas 9 kepada orang tua masing-masing.
Yuniar Poerbandini juga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya apabila selama tiga tahun masa bimbingan, pengajaran, dan pembelajaran terdapat kata atau perbuatan dari pihak guru dan tenaga kependidikan yang kurang berkenan. “Semua dedikasi yang diberikan semata-mata demi mengantarkan para siswa menuju masa depan yang lebih baik,” tegasnya.
Sementara itu Perwakilan Siswa Aisyah Eka Hatmaja Lukito yang juga sebagai Ketua OSIS SMP Negeri 6 Sidoarjo mengungkapkan rasa syukur yang mendalam sekaligus rasa kehilangan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata.
Ia mengenang kembali awal perjalanan mereka tiga tahun lalu saat pertama kali menginjakkan kaki di sekolah sebagai murid baru.
Tiga tahun lalu, kita datang sebagai murid baru dengan langkah yang ragu. Tapi hari ini, kita berdiri sebagai versi diri kita yang telah tumbuh lebih kuat, lebih dewasa, dan penuh cerita,” ujarnya di hadapan para hadirin.

Purna Ketua OSIS tersebut secara khusus menyampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada Kepala Sekolah atas segala motivasi, nasihat, dan kekuatan yang telah diberikan selama mereka menempuh pendidikan.
Tak lupa, apresiasi mendalam juga ditujukan kepada para bapak dan ibu guru yang mereka anggap sebagai penemu pelita, penuntun saat tersesat, penenang saat lelah, serta penguat di kala hampir menyerah. “Bahwa setiap bimbingan yang diberikan bukan sekadar ilmu pengetahuan, melainkan juga tentang disiplin, semangat, dan keberanian dalam menghadapi masa depan,” terang Aisyah.
Siswi Kelas 9B ini juga memberikan pesan emosional kepada teman-teman fungsionaris dan seluruh pengurus OSIS yang telah berjuang bersama, mengorbankan waktu dan tenaga demi menyukseskan berbagai kegiatan sekolah.
Ia mengingatkan rekan-rekannya bahwa meski di masa depan mereka tidak lagi mengenakan seragam atau menjalani jadwal yang sama, ikatan kekeluargaan yang telah terbangun akan tetap abadi.
“Hari ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang yang akan kita tempuh. Suatu hari nanti kita mungkin akan lupa apa yang kita pelajari di kelas, tapi kita tidak akan pernah lupa siapa yang duduk di samping kita, siapa yang tertawa bersama kita, dan siapa yang membuat masa ini terasa begitu berarti,” pungkasnya yang disambut riuh tepuk tangan dari seluruh audiens.
Penyampian perpisahannya ditutup dengan permohonan maaf dari perwakilan kelas 9 atas segala kesalahan yang disengaja maupun tidak disengaja, menandai dimulainya babak baru bagi para lulusan untuk melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.(mad)







