SIDOARJO (RadarJatim.id) — Panggung olahraga disabilitas di Kabupaten Sidoarjo kembali melahirkan cerita perjuangan yang luar biasa. Murid-murid berkebutuhan khusus dari SMK Negeri 2 Buduran sukses mengukir prestasi gemilang dalam ajang Pekan Olahraga Disabilitas yang diselenggarakan oleh National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Sidoarjo.
Kegiatan yang berpusat di Stadion Jenggolo pada 9 Juni 2026 lalu ini menjadi arena unjuk bakat, mental, dan sportivitas bagi atlet-atlet difabel dari berbagai sekolah dan wilayah di seluruh penjuru Sidoarjo. Dalam kompetisi yang berlangsung ketat tersebut, kontingen SMK Negeri 2 Buduran berhasil membawa pulang 9 trofi juara dari berbagai nomor para-atletik yang dipertandingkan.
Bagi murid-murid disabilitas, ajang seperti Pekan Olahraga Disabilitas ini memiliki urgensi yang jauh lebih besar daripada sekadar mengejar medali atau piala. Ajang ini adalah ruang sakral untuk aktualisasi diri, pembuktian potensi, dan peruntuhan batas-batas stigma yang selama ini sering melekat pada penyandang disabilitas.
Melalui olahraga, para murid tidak hanya melatih fisik, tetapi juga membangun rasa percaya diri yang tinggi, karakter tangguh, serta ruang untuk merasa setara dan dihargai di tengah masyarakat.
“Kompetisi ini memberikan pesan kuat, bahwa keterbatasan fisik maupun intelektual bukanlah penghalang untuk berdiri tegak sebagai pahlawan olahraga yang mengharumkan nama sekolah dan daerah,” tegas Kepala SMK Negeri 2 Buduran Abdul Majid Hariadi, S.Pd M.Pd pada (12/6/2026) pagi.
Keberhasilan luar biasa ini disambut rasa syukur dan bangga yang mendalam oleh pihak sekolah. Kepala SMK Negeri 2 Buduran Abdul Majid Hariadi memberikan apresiasi lengkapnya terkait pencapaian anak didiknya.
“Raihan prestasi sembilan trofi ini adalah bukti nyata, konkret, dan tak terbantahkan bahwa layanan pendidikan inklusif yang kami jalankan di SMK Negeri 2 Buduran benar-benar mengedepankan asas kesetaraan untuk menumbuhkembangkan seluruh potensi yang dimiliki oleh murid, tanpa terkecuali,” katanya.
Keberhasilan Erfa, Stella, Deniz, dan kawan-kawan di Stadion Jenggolo telah menitipkan sebuah pesan mendalam bagi kita semua. Mereka mengajarkan bahwa keterbatasan fisik atau mental hanyalah sebuah kondisi, namun semangat juang adalah sebuah pilihan.(mad)
Kerja keras siswa berbuah manis melalui di beberapa nomor unggulan:
Erfa Ilmi Bayu (XI BD 1)
Juara 1 Para Atletik Tolak Peluru – Hambatan Fisik Upper (Putra)
Juara 1 Para Atletik Lempar Cakram – Hambatan Fisik Upper (Putra)
Stella Maria Poernomo (X RPL)
Juara 1 Para Atletik Lempar Cakram – Hambatan Fisik Lower (Putri)
Juara 1 Para Atletik Lempar Lembing – Hambatan Fisik Lower (Putri)
M. Deniz Erizal (X BD 2)
Juara 1 Para Atletik Lompat Jauh – Hambatan Intelektual (Putra)
Ghaida Nasywah (X BD 1)
Juara 1 Para Atletik Lempar Cakram – Hambatan Intelektual (Putri)
Elvina Khansa Ramadhanti (X DKV 2)
Juara 2 Para Atletik Tolak Peluru – Hambatan Pendengaran (Putri)
Jericho Andy Prasetyo (X BD 2)
Juara 2 Para Atletik Lari 100 Meter – Hambatan Intelektual (Putra)
Bayanaka Darma (X DKV 2)
Juara 3 Para Atletik Lempar Cakram – Hambatan Intelektual (Putra).







