SIDOARJO (RadarJatim.id) — Maraknya penyakit sosial, penyalahgunaan minuman keras, hingga meningkatnya risiko penularan HIV/AIDS, yang mengintai kalangan remaja menjadi perhatian serius di Kabupaten Sidoarjo.
Menanggapi kondisi yang mengkhawatirkan tersebut, SMP IT Insan Kamil Sekardangan, Sidoarjo, sudah bergerak cepat membentengi para siswanya melalui berbagai kegiatan edukatif dan pembentukan karakter. Bahkan sebelum kasus HIV/AIDs viral di masyarakat Sidoarjo dan sekitarnya.
Kepala SMP IT Insan Kamil Sidoarjo, Fathur Rohman, menjelaskan bahwa upaya pencegahan ini dilakukan secara komprehensif, mulai dari edukasi kesehatan hingga penguatan spiritual.
“Kami melakukan pembentengan siswa melalui sosialisasi dan arahan langsung dari pihak Puskesmas terkait bahaya kenakalan remaja serta seks bebas. Penguatan ini sudah kami mulai sejak awal tahun pembelajaran melalui Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan pendidikan agama Islam,” jelas Fathur Rohman, pada (31/7/2026) siang.
Lanjutnya, tak hanya sekedar sosialisasi, sekolah kami juga menerapkan program rutin harian untuk menjaga konsistensi ibadah dan pembentukan moral siswa.
Diantaranya, Coaching Amal Yaumiyah, yaitu pengawalan dan pembimbingan catatan ibadah harian (amal yaumiyah) yang dilaksanakan setiap ba’da Asar sebelum siswa pulang sekolah. “Bahkan pembiasaan dan pengawalan karakter ini sudah diterapkan secara menyeluruh kepada seluruh siswa mulai dari kelas 7, 8, hingga kelas 9 secara konsisten,” terang Ustad Fathur Rohman.
“Melalui kombinasi edukasi kesehatan dari tenaga medis, serta pengawalan ibadah secara konsisten di sekolah, kami sangat berharap para siswa memiliki ‘benteng’ moral dan pengetahuan yang kuat, agar terhindar dari dampak buruk pergaulan bebas yang sudah meresahkan masyarakat, khususnya sekolah dan orang tua siswa,” harapnya.(mad)







