SIDOARJO (RadarJatim.id) — Pelaksanaan SPMB (Seleksi Penerimaan Murid Baru) untuk jenjang SMP Negeri 2026 di wilayah Kabupaten Sidoarjo sudah berjalan pada tahap DU Japres (Daftar Ulang Jalur Prestasi).
Untuk mastikan tidak ada permainan dan harus bebas gratifikasi, jajaran Dinas Dikbud Sidoarjo telah melakukan monitorin ke beberapa sekolah, yakni di SMP Negeri 1 Porong dan SMP Negeri 1 Taman.
Monitoring dipiimpin langsung oleh Plt Kepala Dinas Dikbud Sidoarjo Dr. Netty Lastiningsih, M.Pd bersama Kabdi Mutu Lilik Sulistyowati, M.Pd dan Kabid Sarpras serta bebarapa jajaran Kasi.
Usai keliling, Netty Lastiningsih menjelaskan kalau kunjungan ini bertujuan untuk memantau pelaksanaan daftar ulang jalur prestasi, serta meninjau langsung kondisi fasilitas sekolah.
Daftar Ulang Jalur Prestasi Dipastikan Bebas Gratifikasi
Fokus pertama dari monitoring ini adalah pelaksanaan daftar ulang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur SPMB (Seleksi Prestasi Minat Bakat) untuk kategori hasil kejuaraan dan apresiasi.
”Berdasarkan hasil verifikasi dan validasi, terdapat 8 siswa yang dinyatakan diterima di SMP Negeri 1 Porong melalui jalur ini. Pihak dinas ingin memastikan bahwa seluruh proses daftar ulang berjalan dengan transparan,” jelasnya.
”Kami ingin memastikan bahwa untuk pelaksanaan daftar ulang ini betul-betul bebas dari gratifikasi dan sejenisnya. Alhamdulillah, daftar ulang berlangsung dengan lancar,” terangnya.
Menurutnya, pihak juga sekolah dinilai telah melakukan persiapan yang sangat baik, mulai dari kesiapan perangkat teknis, petugas pelayanan, hingga penyambutan orang tua dan calon siswa baru.
Sebagai informasi, kuota untuk jalur prestasi (yang meliputi hasil kejuaraan/apresiasi dan hasil belajar) dibatasi maksimal 30% dari pagu sekolah.
Jalur ini berbeda dengan Kelas Khusus Olahraga atau Seni Budaya yang lebih menitikberatkan pada bakat minat dan melalui seleksi teknis.
“Sementara jalur prestasi murni mensyaratkan sertifikat juara minimal tingkat kabupaten yang diverifikasi oleh panitia,” jelas Bu Netty_sapaan akrbnya.
Setelah menyelesaikan monitoring di SMP Negeri 1 Porong, rombongan Dinas Pendidikan dijadwalkan melanjutkan agenda kunjungan kerja menuju SMP Negeri 1 Tulangan.(mad)







