SIDOARJO (RadarJatim.id) — Suasana khidmat dan penuh rasa syukur menyelimuti acara Pelepasan Peserta Didik Kelas IX SMP Sepuluh Nopember Sidoarjo Angkatan ke-14 untuk Tahun Ajaran 2025/2026, Minggu (21/6/2026) pagi di Gedung SMK Sepuluh Nopember Siwalanpanji Sidoarjo.
Momen kelulusan ini bukan sekadar seremoni perpisahan, melainkan sebuah simbol keberhasilan dan perjuangan para siswa dalam menyelesaikan seluruh proses pendidikan di jenjang sekolah menengah pertama.
Pelepasan ini juga dipandang sebagai langkah awal bagi para alumni untuk melangkah ke masa depan yang penuh tantangan. Dengan bekal yang telah diraih, mereka diharapkan mampu menghadapi dan mengatasi setiap tugas serta rintangan di masa depan dengan jauh lebih baik dari sebelumnya.
Kepala SMP Sepuluh Nopember Sidoarjo Saiful Tulus Jatmika, S.Pd M.Pd menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kelulusan para peserta didik yang kini resmi menyandang status sebagai alumni.
“Semoga pelepasan ini menjadi rasa syukur kita sebagai alumni, yang akan meninggalkan almamater. Semoga (kelulusan ini) dapat menjadi bekal ilmu yang bermanfaat, berkah, sehingga dapat kita bawa ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi,” doanya.
Suasana haru sekaligus bahagia kian terasa saat memasuki sesi prosesi pengalungan Gordon tanda kelulusan, interaksi bersama para orang tua dan wali murid yang hadir. Saiful Tulus juga menyampaikan apresiasi tertinggi atas kepercayaan dan kerja sama yang telah terjalin baik selama ini.
Acara ini terasa semakin spesial dan terhormat karena dihadiri serta didampingi langsung oleh Ketua Yayasan Pendidikan Purnama, Misti Hariasih, SE MM juga Penasehat Yayasan Dr. Imam Jawahir, S.Pd MM, juga Kepala SMK Sepuluh Nopember Ratih Wulansari, S.Si M.Pd yang turut memberikan dukungan moral bagi para lulusan untuk terus melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi.
Selamat kepada seluruh alumni Angkatan ke-14 SMP Sepuluh Nopember Sidoarjo. “Semoga ilmu yang didapatkan berkah dan menjadi jembatan menuju kesuksesan di masa depan,” doa Saiful Tulus mengakiri sambutannya.
Ketua Yayasan Pendidikan Purnama Sidoarjo Misti Hariasih, SE MM juga memberikan sambutan hangat sekaligus memberikan pesan mendalam, bahwa kelulusan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari babak baru yang lebih menantang dalam kehidupan para siswa.
“Kelulusan SMP adalah gerbang pertama menuju masa depan yang lebih luas dan lebih menantang,” katanya di hadapan para siswa, wali murid, dan jajaran sekolah.
Ia titip pesan pada para lulusan, agar selalu menjaga nama baik almamater, di mana pun mereka melanjutkan pendidikan dengan membawa nilai-nilai kebaikan, sopan santun, dan karakter luhur yang telah diajarkan di SMP Sepuluh Nopember Sidoarjo.
Ia tekankan, di tengah dunia yang berubah cepat, para siswa dituntut untuk menjadi generasi yang adaptif, kreatif, dan selalu haus akan ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Tak kalah pentingnya, bahwa kesuksesan di masa depan tidak lepas dari proses bimbingan guru, dan doa tulus tanpa lelah dari orang tua,” pesan Bu Misti.
Selain memberikan petuah kepada siswa, Ketua Yayasan juga menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para orang tua, atau wali murid atas kepercayaan yang telah diberikan kepada pihak yayasan dan sekolah selama tiga tahun terakhir.
“Saya juga mohon maaf jika selama masa pendidikan masih terdapat kekurangan atau hal-hal yang kurang berkenan. Sinergi dan dukungan dari orang tua dinilai sebagai kunci utama keberhasilan pendidikan di sekolah tersebut,” pinta Misti Hariasih.

“Apresiasi tinggi juga kami diberikan kepada kepala sekolah, jajaran guru, serta staf SMP Sepuluh Nopember Sidoarjo atas dedikasi, kesabaran, dan keikhlasan mereka dalam membimbing seluruh siswa hingga berhasil mencapai titik kelulusan ini,” pungkasnya.
Dalam Purnawitaya ke 14 ini pihak sekolah juga banyak memberikan apresiasi, penghargaan kepada peserta didik yang berprestasi di bidang akademi, non akademik, TKA dan Tahfiz.
Bahkan ada pesan dan kesan dari siswa kelas 9 yang menggunakan 6 bahasa, karena SMP Sepuluh Nopember Sidoarjo termasuk sekolah yang mempunya keunggulan basaha, yakni Bahasa Jepang, Mandarin, Inggris, Arab, Jawa dan Indonesia.
Dan dikhiri dengan pentas seni oleh siswa-siswi kelas 9, mulai dari band, paduan suara, dance, penampilan kelas internasional, penampilan kelas tahfiz hingga penampilan para guru, ditutup dengan foto bersama.(mad)







