SIDOARJO (RadarJatim.id) – Potensi peluang usaha hasil kerajinan olahan hasil laut dan usaha sablon di wilayah Sidoarjo dinilai masih punya potensi pasar. Untuk mendukung penguatan usaha ini, Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Komisi VII DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Ir.H.Bambang Haryo Soekartono, M.I.Pol (BHS) bersama Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memberikan pelatihan usaha dan bimbingan teknis
BHS menyampaikan kegiatan bintek ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem wirausaha, baik bagi pelaku usaha pemula maupun yang ingin mengembangkan bisnis dengan peserta sekitar 250 orang.
“Saya apresiasi Kementerian Perindustrian dan terima kasih kepada Dinas Perindustrian Sidoarjo yang ikut mendampingi kegiatan Bimtek ini. Harapannya muncul wirausaha-wirausaha baru maupun wirausaha yang naik kelas,” ujar BHS, seusai membuka acara bimtek Pelatihan Perajin Olahan Hasil Laut dan Sablon di Sidoarjo, Jumat (11/9/2026).
Para peserta nantinya tidak hanya mendapatkan ilmu teori saja, namun juga dibekali dengan pelatihan. Termasuk peluang pengembangan usaha akan didukung dengan pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Selain dukungan dari pemerintah pusat, dukungan modal juga bisa dari pembiayaan dari BPR Delta Artha milik Pemkab Sidoaro dengan bunga yang relatif rendah dapat menjadi alternatif bagi pelaku usaha di Sidoarjo.
”Ini penting disampaikan kepada publik dan masyarakat Sidoarjo bahwa tersedia permodalan yang luar biasa. Perizinan juga dipermudah, NIB di Sidoarjo gratis tanpa bayar dan dipercepat agar usaha-usaha baru bisa muncul dengan cepat,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sidoarjo Eni Rustianingsih mengatakan program pengembangan wirausaha tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi Sidoarjo sebagai salah satu daerah dengan basis UMKM yang kuat.
“Bukan mencari kerja, tetapi mengembangkan pekerjaan untuk dirinya maupun orang di sekitarnya,” ujarnya.
Ditempat yang sama, Direktur IKM Pangan, Furniture, dan Bahan Bangunan Kementerian Perindustrian RI Afrizal Haris menegaskan bahwa kegiatan tersebut diarahkan untuk mencetak pengusaha yang mampu mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.
Peserta tidak hanya mendapatkan pembekalan, tetapi diharapkan mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh untuk membangun usaha. “Kita ingin mencetak pengusaha. Harapan kami dari apa yang dilakukan selama empat hari ini, benar-benar ada yang menjadi pengusaha di Kabupaten Sidoarjo,” tegasnya. (RJ1)








