SURABAYA (RadarJatim.id) – Siswa SMP SAIM Surabaya sukses merebut dua medali internasional di ajang olimpiade International Science and Invention Fair (ISIF) 2026. Mendapat medali emas untuk bidang social science dan medali perak untuk kategori environment. Para pemenang kompetisi bergengsi tersebut diumumkan melalui awarding online pada Jumat (9/10) siang.
Medali emas diperoleh SAIM melalui inovasi bertajuk “SEAL YOUR EMOTIONS: A Media to Help Children with Special Needs Regulate Their Emotions.” Selain SAIM, tim dari Indonesia yang juga mendapat medali emas adalah tim SMA Cita Hati Christian School dan SMAIT Assyfa Boarding Scholl Wanareja Subang.
Tim peneliti SAIM peraih emas terdiri atas Agellsa Dzikryanqa Abqori (Leader), Khansa Aziza Larasati, Muhammad Addin Fazal Fachry Nasrullah, Kaysha Aryona Salsabilah, dan Aidaghina Ambarrima.
Sedangkan tim SMP SAIM yang sukses merebut medali perak terdiri dari Raisa Diandra Putri, Almagaidha Ambarrima, Haziqah Viola Dewi Djaja, dan Queensafri Asa Mahirah. Mereka berhasil memikat juri melalui penelitian berjudul Eggscent: Recycling Eggshell Waste and Lemongrass Essence into Eco-Friendly Aromastone as an Alternative to Portable Aromatherapy.
Pada kategori environment ini, selain SMP SAIM, peraih silver medal berasal dari India (The Shri Ram Millennium School), Georgia (AIA-GESS), serta Indonesia (SMP Labschool Jakarta).

Peneliti muda SAIM saat mempresentasikan karya inovatif berupa boneka yang dirancang untuk membantu anak-anak berkebutuhan khusus mengenali dan meregulasi emosi.
Lilis Kurniawati S.Pd., Kepala SMP SAIM, saat ditemui seusai pengumuman lomba, mengatakan bahwa keberhasilan SAIM meraih medali emas dan perak di ISIF menjadi pencapaian yang patut diapresias. Ini sekaligus langkah awal untuk terus mengembangkan penelitian agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.
“Dari karya-karya SAIM yang menang itu menunjukkan bahwa inovasi tidak selalu harus berangkat dari teknologi yang rumit. Kepedulian terhadap lingkungan sekitar, keberanian mengidentifikasi masalah, serta kreativitas dalam mencari solusi juga merupakan bagian penting dari sebuah penemuan yang bermakna,” ujarnya.
Tim SAIM mengembangkan SEAL YOUR EMOTIONS, sebuah media berupa boneka yang dirancang untuk membantu anak-anak berkebutuhan khusus (ABK) mengenali dan meregulasi emosi mereka. Melalui media ini, diharapkan siswa ABK memiliki sarana yang lebih menarik dan mudah didekati untuk mengekspresikan perasaan serta belajar merespons emosi dengan cara yang lebih positif.
Sedangkan untuk kategori lingkungan, tim peneliti muda SMP SAIM berhasil mengembangkan inovasi pemanfaatan limbah cangkang telur yang dipadukan dengan esens serai untuk menghasilkan aromastone ramah lingkungan sebagai alternatif aromaterapi portabel. (rio)








