GRESIK (RadarJatim.id) — Generasi muda diajak mengambil hikmah dan pesan moral dari film Islami sebagai bekal menghadapi tantangan pergaulan dan kenakalan remaja. Pesan tersebut mengemuka dalam gelaran Layar Hikmah Nobar dan Bedah Film Islami MUI Gresik melalui Komisi Seni, Budaya Islami dan Remaja di Islamic Center Masjid KH Robbach Ma’sum, Kecamatan Balongpanggang, Sabtu (17/10/2026) malam.
Camat Balongpanggang, Nursalim, menyampaikan terima kasih kepada MUI Kabupaten Gresik yang telah menghadirkan kegiatan tersebut di wilayahnya. Menurut dia, kegiatan positif semacam ini penting untuk menjangkau generasi muda, terlebih Kecamatan Balongpanggang memiliki wilayah yang cukup luas.
Ia berharap, film yang ditayangkan dapat memberikan manfaat sekaligus menanamkan nilai-nilai spiritual kepada para peserta. Dengan demikian, generasi muda dapat lebih bijak dalam menghadapi berbagai tantangan, terutama yang berkaitan dengan kenakalan remaja.
“Semoga para generasi muda bisa mengambil hikmah dan manfaat dari film ini. Harapannya, mereka juga mendapatkan pesan spiritual sehingga mampu memilih dan memilah hal-hal yang baik serta menghindari hal-hal yang tidak baik,” ujarnya.
Mewakili Komisi Seni, Budaya Islami dan Remaja MUI Kabupaten Gresik, Komang Jaya Updahana, menjelaskan, kegiatan Layar Hikmah merupakan tindak lanjut dari Festival Film Islami tingkat nasional dan lokal yang diselenggarakan pada tahun sebelumnya. Antusiasme peserta dan beragam karya menarik yang dihasilkan menjadi alasan untuk memperluas jangkauan dakwah melalui pemutaran film di sejumlah lokasi.
Menurutnya, film memiliki potensi sebagai media dakwah yang dekat dengan kehidupan generasi muda. Melalui kegiatan nonton bareng dan bedah film, pesan-pesan keislaman diharapkan tidak hanya disaksikan, tetapi juga dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Alhamdulillah, Layar Hikmah kali ini menjadi penyelenggaraan ketiga setelah sebelumnya dilaksanakan di Gressmall dan Panceng. Kami ingin dakwah Islam melalui film terus tersebar dan dapat dinikmati oleh generasi muda,” jelasnya.
Sementara Ketua Bidang Seni, Budaya Islam dan Remaja MUI Kabupaten Gresik, Wahyani Ahmad, mengapresiasi Komisi Seni, Budaya Islami dan Remaja yang telah menyelenggarakan kegiatan nonton bareng film Islami di tiga lokasi. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan langkah positif dalam mengembangkan metode dakwah yang kreatif dan sesuai dengan perkembangan zaman.
Kiai Wahyani, sapaan akrabnya, berharap, pemanfaatan film sebagai media dakwah dapat terus dikembangkan agar generasi muda semakin dekat dengan nilai-nilai keislaman. Film tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga dapat menyampaikan pesan moral, membangun karakter, dan mengajak penontonnya melakukan hal-hal positif.
“Kami sangat mengapresiasi komisi Seni yang telah menyelenggarakan Layar Hikmah di tiga titik. Semoga kegiatan ini terus berlanjut dan menjadi sarana dakwah yang bermanfaat, khususnya dalam membimbing generasi muda agar tumbuh dengan akhlak yang baik dan memiliki kepedulian terhadap nilai-nilai Islam,” tuturnya.
Sebelum pemutaran film, kegiatan diawali dengan persembahan puisi berantai oleh jajaran Komisi Seni, Budaya Islami dan Remaja. Penampilan tersebut melibatkan Ketua Komisi Sri Wahyuni dan Didik Hendriyono, yang menghadirkan pesan-pesan inspiratif melalui pendekatan seni.
Sejumlah pengurus MUI Kabupaten Gresik turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Bendahara Umum Khoirul Anwar, SH, MM; Ketua Bidang Dakwah, Penelitian dan Pengembangan Masyarakat Drs Nur Fakih; Ketua Komisi Ukhuwah Drs Imam Chanafi, MAg; Dwi Astuti Dewi; serta Robii’atul Mariyah, SThI, MHI. (har)








