SIDOARJO (RadarJatim.id) – Dalam memperingati Gebyar Bulan Bahasa, SMP Negeri 2 Taman telah merayakan ajang ekspresi seni dan literasi melalui kegiatan bertajuk “Festival Literasi Gebyar Bulan Bahasa” yang berlangsung meriah pada (17/10/2026) pagi.
Acara tersebut bertujuan untuk melestarikan budaya literasi di sekolah, sekaligus wadah mengasah jiwa kreatif para siswa.
Kepala SMP Negeri 2 Taman, Aris Effendi, S.Pd., menjelaskan bahwa festival ini dirancang untuk memberikan ruang seluas-luasnya bagi para siswa dalam mengomunikasikan ide dan kreativitas dari apa yang mereka lihat, dengar, serta baca.
Melalui kegiatan ini, kami ingin melestarikan budaya literasi dan memberi ruang ekspresi kompetensi murid secara riang gembira.
“Mereka diajak untuk berkreasi melalui berbagai bentuk karya, seperti cerita pendek, mendongeng, musikalisasi puisi, menyanyi campursari modern, membawakan acara (Master of Ceremony), hingga menyusun ide dalam permainan susun kata,” tutur Aris Effendi.
Kegiatan ini melibatkan partisipasi aktif dari seluruh perwakilan kelas 7, 8, dan 9. Setiap kelas mengutus sebanyak 16 murid untuk bertanding dalam 6 cabang perlombaan utama.
“Yaitu Musikalisasi Puisi dan Pembacaan Puisi Mendongeng. Menulis Cerita Pendek (Cerpen).Master of Ceremony (MC). Menyanyi Campursari Modern hingga Permainan Kata (Susun Kata),” jelas Pak Aris.
Uniknya, siswa lain yang tidak menjadi peserta perlombaan tidak hanya menjadi penonton. Mereka dibagi ke dalam kelompok-kelompok tugas untuk meliput, membuat evaluasi tertulis dari tiap kegiatan perlombaan, serta memproduksi video liputan yang diunggah ke media sosial sekolah.
”Langkah ini dilakukan untuk menggerakkan literasi digital bertajuk “Jejak Positif Digital”, sejalan dengan program kokurikuler yang sedang berlangsung sepanjang bulan ini,” katanya.
Jadi, melalui gelaran Festival Literasi ini, kami berharap para siswa terbiasa mengolah dan mengekspresikan ide-ide positif dari lingkungan sekitarnya.
“Karya-karya yang dihasilkan diharapkan mampu melahirkan inovasi serta solusi sederhana atas tantangan yang mereka temui sehari-hari,” harapnya.
Oleh karena itu, dalam membudayakan literasi pada diri setiap murid adalah hal yang fundamental.
“Perintah pertama yang kita terima adalah ‘bacalah’. Manusia dihidupkan dan diberi kemampuan mendengar serta melihat oleh Allah SWT sebagai bagian dari ujian kehidupan, sehingga potensi ini harus dimaksimalkan untuk hal-hal yang bermanfaat,” tegas Kepala SMPN 2 Taman.
”Dengan mengusung tema “Ayo, Berkreasi, Berliterasi, Raih Prestasi!”, Festival Literasi Gebyar Bulan Bahasa SMP Negeri 2 Taman ini menjadi momentum penting dalam membangun generasi muda yang kreatif, berkarakter, dan bijak berliterasi digital,” pungkasnya.(mad)








