KEDIRI (RadarJatim.id) – Prestasi membanggakan ditorehkan dua siswa SDN 4 Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri. Berbekal persiapan selama sepekan dan latihan bersama, Adelio Prameca Triyono dan Tito Gusti Dhamar Launang berhasil mengantarkan tim Kecamatan Puncu meraih Juara II Lomba Cerdas Cermat (LCC) Wawasan Kebangsaan tingkat Kabupaten Kediri.
Kompetisi yang digelar di Hotel Lotus pada 26-27 Oktober 2026 itu menjadi pengalaman penting bagi keduanya. Mereka harus bersaing dengan peserta dari berbagai sekolah, termasuk sekolah yang memiliki keunggulan dalam kecepatan menjawab pertanyaan.
Adelio mengaku, tantangan terbesar selama perlombaan adalah menjawab pertanyaan dalam waktu singkat. Peserta hanya diberi waktu lima detik untuk memberikan jawaban.
“Kalau cepat-cepetan menjawab, ada yang tremor, berpikirnya agak lambat, terus jawabannya kurang lengkap dan kurang spesifik,” kata Adelio, saat di temui di sekolahnya, Senin (2/11/2026).
Meski menghadapi tekanan waktu, pengalaman tersebut tidak membuatnya patah semangat keduanya. Sebaliknya, justru capaian Juara II menjadi dorongan untuk mengikuti kompetisi lain. Adelio mengaku bangga karena prestasi itu juga memberinya piagam yang dapat menjadi bekal untuk melanjutkan pendidikan ke SMP Negeri 2 Pare, sekolah yang menjadi impiannya.
“Perasaannya sangat senang karena bisa mendapatkan juara dan juga dapat piagam untuk ke SMP impian nanti,” ujarnya.
Berbeda dengan Adelio, Tito yang bertugas menyampaikan jawaban dalam tim mengaku cukup percaya diri sejak awal perlombaan. Persiapan dilakukan dengan belajar bersama tiga teman lainnya. Mereka memanfaatkan waktu setelah Zuhur dan sekitar pukul 18.00 untuk mempelajari materi serta mengerjakan soal latihan.
Tito menyebut, materi yang dipelajari tidak terlalu sulit. Namun, keterbatasan waktu menjawab menjadi tantangan tersendiri.
Berawal dari Seleksi Tingkat Sekolah
Guru pendamping, Wiwit Rahayu, menjelaskan, keikutsertaan kedua siswa tersebut dalam kompetisi tingkat kabupaten berawal dari seleksi di tingkat sekolah.Sekolah terlebih dahulu menjaring peserta dari kelas IV, V, dan VI. Adelio dan Tito kemudian terpilih mewakili sekolah dalam LCC tingkat Kecamatan Puncu.
Keduanya menunjukkan hasil positif. Tito meraih Juara I, sedangkan Adelio memperoleh Juara III. Hasil tersebut membuat dua siswa SDN 4 Gadungan itu masuk dalam tim Kecamatan Puncu untuk berlaga di tingkat kabupaten.
Pembinaan kemudian dilakukan bersama tim dari tingkat kecamatan. Meski demikian, pihak sekolah tetap terlibat dalam pendampingan, termasuk mengatur jadwal latihan dan berkoordinasi dengan orang tua.
Wiwit menilai, semangat belajar menjadi salah satu kekuatan kedua siswa tersebut. Ketika diberikan materi dan soal latihan, mereka menunjukkan kesungguhan dalam mempersiapkan diri. Dia berharap prestasi tersebut dapat memotivasi siswa lain agar tidak ragu mengikuti berbagai kompetisi.
“Harapannya ini akan menular ke teman-temannya. Ternyata anak-anak dari Puncu juga bisa berprestasi sampai tingkat kabupaten,” katanya.
Kepala SDN 4 Gadungan, Sigit Satriya Wibawa, mengatakan, sekolah berupaya mengembangkan potensi seluruh siswa, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik. Dengan jumlah 369 siswa, sekolah menggalakkan kegiatan ekstrakurikuler dan meningkatkan pendampingan pembelajaran.
Salah satu upayanya, melalui penambahan jam pelajaran setelah kegiatan belajar reguler. Siswa yang biasanya pulang pukul 12.00 WIB mendapatkan tambahan pembelajaran mulai pukul 12.30 hingga 14.00 WIB.
“Kami menambah jam pelajaran, khususnya untuk akademisnya. Ini kami lakukan setelah jam pelajaran selesai,” ujar Sigit.
Menurut dia, lokasi sekolah yang jauh dari pusat perkotaan bukan alasan untuk membatasi kesempatan siswa meraih prestasi. Dari SDN 4 Gadungan ke pusat kota Kediri jaraknya sekitar 30 kilometer dengan waktu tempuh (untuk kendaraan motor/mobil) berkisar antara 50 hingga 65 menit.
Capaian Juara II LCC Wawasan Kebangsaan tingkat Kabupaten Kediri menjadi bukti, bahwa siswa dari wilayah Kecamatan Puncu memiliki kesempatan yang sama untuk bersaing. Dia berharap, prestasi Adelio dan Tito menjadi awal munculnya lebih banyak siswa berprestasi dari SDN 4 Gadungan. (rul)





