SIDOARJO (RadarJatim.id) — SMP Negeri 1 Sidoarjo terus berkomitmen menciptakan lingkungan belajar yang hijau, sehat, dan asri. Dalam rangka menyambut himbauan Dinas Pendidikan (Dikbud) Sidoarjo terkait program Gerak Melati (Gerakan Memanfaatkan Lahan Tidur) yang ada di lingkungan sekolah.
Program Gerak Melati di SMP Negeri 1 Sidoarjo ditandai langsung oleh Waka Polresta Sidoarjo AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K dengan menanam Jambu Biji bersama Kepala SMP Negeri 1 Sidoarjo, Matnuri, S.Pd M.Pd merupakan serangkaian kegiatan penghijauan yang melibatkan seluruh siswa, guru, wali murid, hingga jajaran kepolisian, Senin (1/11/2026) pagi.
Kepala SMP Negeri 1 Sidoarjo, Matnuri, S.Pd., MM., menyampaikan bahwa gerakan penghijauan ini telah berjalan selama beberapa hari terakhir. Setiap kelas bergotong royong membangun dan merawat taman masing-masing dengan menanam berbagai jenis tanaman hias maupun tanaman produktif.
“Gerak Melati ini kami laksanakan melibatkan seluruh siswa. Masing-masing kelas membangun taman dengan menanam pohon hias dan tanaman produktif. Pada hari Sabtu sebelumnya, siswa-siswi juga melakukan penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dengan memanfaatkan lahan kosong yang ada di lingkungan sekolah,” tutur Matnuri.
Tak berhenti di situ, aktivitas penanaman berlanjut pada hari Minggu dengan menggalakkan budidaya tanaman sayuran hydroponik seperti pokcoy. Menurutnya, program hidroponik di SMP Negeri 1 Sidoarjo telah berjalan sukses dan memasuki beberapa kali masa panen.
Puncak kegiatan pada Senin pagi terasa semakin spesial dengan hadirnya tamu kehormatan dari Polresta Sidoarjo dan BBPMP (Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan) Jawa Timur. Wakapolres Sidoarjo hadir secara langsung di lokasi untuk memberikan dukungan serta ikut serta dalam aksi penanaman bibit pohon jambu biji varietas unggul.
“Alhamdulillah, hari ini kami mendapat kunjungan dari Bapak Wakapolres Sidoarjo beserta tim, hadir langsung dan menandai kegiatan Gerak Melati di SMP Negeri 1 Sidoarjo dengan menanam bibit jambu biji unggul bersama-sama,” terang Matnuri.
Matnuri mengapresiasi kolaborasi dan sinergi yang terjalin antara pihak sekolah, orang tua/wali murid, serta berbagai pemangku kepentingan (stakeholder) luar seperti Polresta Sidoarjo yang turut menyumbangkan bibit tanaman.
Melalui integrasi program ini dengan Trias UKS (Usaha Kesehatan Sekolah), pihak sekolah berharap dapat menanamkan rasa kepedulian lingkungan dan kebiasaan hidup sehat sejak dini kepada para peserta didik.

“Harapan kami, kegiatan ini dapat membentuk karakter anak didik yang peduli terhadap kelestarian lingkungan dan kesehatan diri sendiri. Lingkungan yang indah dan bermanfaat ini tentu menjadi investasi penting bagi masa depan mereka,” harap Abah Matnuri_sapaan akrabnya.
Menurut Wakapolresta Sidoarjo, Fahrian Saleh bahwa kepedulian terhadap alam perlu diwujudkan melalui tindakan sederhana tetapi berkelanjutan, seperti menanam pohon, merawat tanaman, menjaga kebersihan lingkungan, dan tidak melakukan tindakan yang dapat merusak ekosistem.
“Kami ingin mengajak masyarakat, untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Menanam pohon bukan sekadar kegiatan penghijauan, tetapi juga bentuk investasi bagi masa depan agar lingkungan tetap sehat, asri, dan nyaman,” ajaknya.(mad)






