GRESIK (RadarJatim.id) — Upacara penurunan bendera Merah Putih dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di Kecamatan Driyorejo, Gresik tidak hanya mendapat pengawalan dari aparat TNI dan Polri, Senin (17/8/2026). Untuk mengantisipasi terjadinya kondisi darurat, terutama peserta yang mengalami kelelahan hingga pingsan, Puskesmas Karangandong Driyorejo turut menyiagakan tim kesehatan di lokasi.
Sejak pukul 14.30 WIB hingga dijadwalkan pada pukul 17.00 WIB, tim medis telah bersiap di Lapangan Tenaru, Driyorejo, Gresik, lokasi pelaksanaan upacara penurunan bendera. Mereka membawa perlengkapan pertolongan pertama yang lengkap serta satu unit ambulans yang disiagakan untuk menghadapi kemungkinan terjadinya kondisi darurat.
Kesiapsiagaan tersebut berada di bawah koordinasi Kepala Puskesmas Karangandong, dr Hilda Betsy Marlene. Sebanyak empat personel diterjunkan langsung ke lokasi, yakni Fince Dwi Ferdiana, AMdKeb, Kusmiati, AMdKeb, Vivien Indriyasari, AMdKep, serta Ingwe Iannico, S.Kom.
Keempat personel tersebut bersiaga di sisi lapangan sambil memantau kondisi para peserta yang mengikuti seluruh rangkaian upacara. Kehadiran tim kesehatan menjadi bagian penting untuk memastikan peserta dapat segera mendapatkan penanganan apabila mengalami gangguan kesehatan di tengah pelaksanaan kegiatan.
Kusmiati, AMdKeb mengatakan, pihaknya berharap seluruh rangkaian upacara berlangsung dengan aman tanpa ada peserta yang harus mendapatkan penanganan lebih lanjut atau bahkan sampai dirujuk.
“Semoga tidak ada peserta upacara yang harus dirujuk ke rumah sakit karena kelelahan mengikuti upacara”, ujarnya.
Ia pun berbagi cerita, berdasarkan pengalaman pelaksanaan upacara pada tahun sebelumnya. Saat itu, terdapat seorang peserta yang mengalami pingsan dan sesak napas, sehingga harus segera mendapatkan penanganan dan dirujuk ke rumah sakit terdekat. Pengalaman tersebut menjadi perhatian tersendiri bagi tim Puskesmas Karangandong untuk meningkatkan kesiapsiagaan pada pelaksanaan upacara tahun ini.
Meski demikian, seluruh peserta tetap menunjukkan semangat dan kedisiplinan hingga upacara selesai. Kehadiran ambulans dan petugas kesehatan yang siaga turut memberikan rasa aman bagi peserta maupun panitia. Tak bertugas sendirian, Tim Puskesmas Driyorejo juga ambil bagian dalam tim Kesehatan ini.
Upacara penurunan bendera Merah Putih sendiri dipandu oleh Nunik Rahmawati, SPd, yang bertugas sebagai pembawa acara. Dengan koordinasi seluruh unsur yang terlibat, rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kecamatan Driyorejo berlangsung tertib, khidmat, dan lancar hingga akhir kegiatan.(sha)
Kontributor: Elisyah Susanty








