SIDOARJO (RadarJatim.id) Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Komisi VII DPR RI, Ir.H.Bambang Haryo Soekartono, M.I.Pol (BHS) mendukung pemerintah pusat untuk melakukan revitalisasi sekolah di Kabupaten Sidoarjo. Di Sidoarjo setidaknya ada 127 Sekolah yang sudah mendapatkan program revitalisasi tersebut.
Salah satu penerima manfaat dari Program revitalisasi sekolah pemerintah pusat yakni di SMA Negeri 1 Taman yang mendapat bantuan perbaikan tiga ruang kelas dan fasilitas sanitasi setelah kondisi atap bangunan sebelumnya dinilai tidak layak.
“Ini (revitalisasi,Red) sangat membantu wilayah Sidoarjo, khususnya sekolah-sekolah yang kondisinya sudah tidak layak. Harapannya, sekolah yang masih rusak dapat segera diperbaiki dan digunakan secara maksimal,” ujar BHS disela meninjau SMAN 1 Taman, Kamis (10/9/2026).
Revitalisasi sekolah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat perbaikan sarana pendidikan. Di Sidoarjo sendiri mendapat alokasi revitalisasi untuk 127 sekolah dari program pemerintah pusat yang menyasar sekolah di berbagai jenjang.
Selain revitalisasi fisik, dukungan terhadap pendidikan di Sidoarjo juga mencakup penyediaan sekitar 1.500 perangkat smart board. Teknologi tersebut diharapkan dapat menunjang proses pembelajaran sekaligus memperkuat pemanfaatan teknologi di lingkungan sekolah.
Dewan Pakar DPP Partai Gerindra ini menegaskan program revitalisasi sekolah akan terus diperluas. Pemerintah, menargetkan sekolah-sekolah dengan kondisi bangunan paling memprihatinkan, termasuk yang masih menggunakan material tidak permanen, menjadi prioritas perbaikan.
Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Taman Sidoarjo, Dewi Kumalasari, menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut. “Kami sangat berterima kasih kepada Pak Bambang dan Bapak Prabowo, karena tiga atap ruang sekolah yang sebelumnya terancam ambrol kini sudah direnovasi dan dapat digunakan kembali untuk mendukung layanan pendidikan,” ujarnya.
Sedangkan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Sidoarjo dan Surabaya, Kiswanto menambahkan kunjungan dan perhatian terhadap kondisi sekolah di daerah diharapkan dapat mempercepat pemenuhan kebutuhan sarana pendidikan. Bantuan revitalisasi juga dinilai memberikan dampak langsung terhadap kelayakan lingkungan belajar siswa.
“Kami berharap bantuan untuk pendidikan, khususnya di Sidoarjo dan Surabaya, terus mengalir sehingga sekolah-sekolah yang membutuhkan dapat segera mendapatkan penanganan,” kata Kiswanto. (RJ1)








