• Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Contact
Rabu, 15 April 2026
No Result
View All Result
e-paper
Radar Jatim
  • Home
  • Bisnis
  • Hukum dan Kriminal
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Contact
  • Home
  • Bisnis
  • Hukum dan Kriminal
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Contact
No Result
View All Result
Radar Jatim
No Result
View All Result
Home Pertanian

BUMDes Gading Makmur Buat Destinasi Wisata Petik Melon Hidroponik

by Radar Jatim
23 Februari 2026
in Pertanian, Tekno, Wisata
0
BUMDes Gading Makmur Buat Destinasi Wisata Petik Melon Hidroponik
9.2k
VIEWS

SIDOARJO (RadarJatim.id) – BUMDes Gading Makmur Desa Jumputrejo Sukodono ini sangat kreatif. Pasalnya lahan seluas 11×24 meter persegi (dikali dua) yang dulunya rawa-rawa dan  tempat pembuangan sampah, kini dibuat jadi destinasi wisata kebun melon hidroponik yang  langsung bisa dipetik oleh pembelinya.

Ada empat jenis melon premium ditanam, mulai melon Lavender, The Blues, Dalmation, dan Golden Kinanti. Harga melon ini dibanderol Rp 25.000 per kg, ternyata masih banyak warga yang datang untuk memetik melon langsung dari pohonnya.

Ketua BUMDes Gading Makmur Desa Jumputrejo Sukodono, H. Imam Mukozali, SAg MM, mengungkapkan bahwa melon ditanam pada 15 Desember 2025 dan sudah bisa dipanen sekitar 60-70 hari kemudian. “Kami berharap wisata petik melon perdana ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan bisa menjadi icon Desa Jumputrejo Sukodono,” harap Ustad Imam Mukozali.

Kebun melon ini merupakan inisiatif BUMDes Gading Makmur Desa Jumputrejo, yang bertujuan meningkatkan ketahanan pangan dan perekonomian lokal. Dengan sistem hidroponik, kebun melon ini dapat menghasilkan buah melon yang berkualitas tinggi dan ramah lingkungan.

Sistem hidroponik yang digunakan dalam penanaman melon ini memang memiliki beberapa kelebihan.”Salah satunya adalah kualitas melon yang lebih terjaga karena tanaman tidak bersentuhan langsung dengan tanah, sehingga mengurangi risiko penyakit dan kerusakan,” jelas Pegawai Kemenag Sidoarjo.

“Melon yang ditanam dengan sistem hidroponik dan pakai pipa ini saya kira lebih bagus kualitasnya ya. Satu karena terjaga kualitas dari tanaman liar. Kedua Insya Allah rasanya ini lebih lebih manis,” katanya.

Selain itu, sistem hidroponik juga memungkinkan kontrol nutrisi yang lebih akurat, sehingga tanaman dapat menyerap nutrisi yang dibutuhkan secara optimal. Hal ini dapat mempengaruhi rasa dan kualitas melon, membuatnya lebih manis dan segar.

“Melon hidroponik ini memang lebih bagus kualitasnya, rasanya lebih manis dan segar,” tandas Imam Mukozali.

Sementara itu, Kepala Desa Jumputrejo Sukodono, Widarto mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota dan Ketua BUMDes Gading Makmur yang telah memberikan kontribusi berupa tanaman melon. Ia menaruh harapan besar pada saat panen berikutnya, kualitas Melon bisa lebih bagus lagi. “Karena ini panen perdana, akan kami evaluasi dan semoga panen berikutnya bisa lebih bagus,” pungkasnya.

Sementara itu sejumlah pengunjung mengaku penasaran dengan tanaman melon yang menggunakan sistem hidroponik. Menurutnya, melon ini memiliki rasa manis dan harga terjangkau.

“Untuk konsumsi sendiri. Karena tertarik dengan metode tanam melon yang digantung, dan sepertinya enak,” ucap Anita salah satu pengunjung.(mad)

Tags: BUMDesHidroponikmelonpetikradarjatim.idwisata

Related Posts

Mendikdasmen Resmikan 29 Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Sidoarjo

Mendikdasmen Resmikan 29 Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Sidoarjo

by Radar Jatim
14 April 2026
0

SIDOARJO (RadarJatim.id) --  Menterian Pendidikan...

Kunjungi SMANOR, Mendikdasmen Dorong Pengembangan Sekolah Berbasis Olahraga

Kunjungi SMANOR, Mendikdasmen Dorong Pengembangan Sekolah Berbasis Olahraga

by Radar Jatim
14 April 2026
0

SIDOARJO (RadarJatim.id) -- Menteri Pendidikan...

SMK Sepuluh Nopember Fasilitasi Siswanya ‘Hai Kampus, Ayo Kerja 2026’

SMK Sepuluh Nopember Fasilitasi Siswanya ‘Hai Kampus, Ayo Kerja 2026’

by Radar Jatim
14 April 2026
0

SIDOARJO (RadarJatim.id) -- Menjelang kelulusan...

Load More
Next Post
Tiga Tahun Bau Menyengat, Warga Ngasem Minta Investigasi Dugaan Limbah RS Aura Syifa

Tiga Tahun Bau Menyengat, Warga Ngasem Minta Investigasi Dugaan Limbah RS Aura Syifa

Radar Jatim Video Update

Berita Populer

  • Tangis Haru Mewarnai Suasana Penjemputan Siswa SMA Negeri 1 Wonoayu

    Tangis Haru Mewarnai Suasana Penjemputan Siswa SMA Negeri 1 Wonoayu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Soft Launching KM Dharma Kencana V, Fasilitas Mewah Berkapasitas 1.400 Penumpang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Warga Doakan Keluarga Besar SMK Antartika 2 Sidoarjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Analisis Semantik Puisi ‘Aku Ingin’ Karya Sapardi Djoko Damono

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kampus yang Tak Lagi Dihuni Intelek: Mengapa Dosen Mencari Eksistensi Diri di Luar Kampus?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Radar Jatim adalah media online Jatim yang memberikan informasi peristiwa dan berita Jawa Timur dan Surabaya terkini dan terbaru.

Kategori

  • Artikel dan Opini
  • Ekonomi Bisnis
  • Ekosistem Lingkungan
  • Esai/Kolom
  • Feature
  • Finance
  • HAM
  • Hukum dan Kriminal
  • Infrastruktur
  • Kamtibmas
  • Kemenkumham
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Lain-lain
  • Layanan Publik
  • Lifestyle
  • Literasi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Ormas
  • Otomotif
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pertanian
  • pinggiran
  • Politik
  • Religi
  • Sastra/Budaya
  • Sosial
  • Tekno
  • TNI
  • TNI-Polri
  • Transportasi
  • video
  • Wisata

Kami Juga Hadir Disini

© 2020 radarjatim.id
Susunan Redaksi ∣ Pedoman Media Siber ∣ Karir

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Tekno
  • Ekonomi Bisnis
  • Artikel dan Opini

© 2020radarjatim.id

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In