SIDOARJO (RadarJatim.id) — SMK YPM 8 Sidoarjo menutup kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027 dengan aksi nyata yang berdampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar. Membersihkan sungai Luwung juga menanam penghijauan di ‘Green Teckno Park’, pada (17/7/2026) pagi.
Dengan mengusung visi sebagai pusat pembelajaran sepanjang hayat, sekolah SMK YPM 8 Sidoarjo terus berkomitmen penuh untuk mencetak dan menumbuhkan bibit-bibit green leader (pemimpin hijau) masa depan.
Acara ini turut dihadiri dan didukung oleh berbagai pihak, mulai dari ketua RT setempat, perwakilan Dinas Perairan Sumput, tim Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), hingga Kepala Desa (Lurah) setempat. Bersama-sama Kepala SMK YPM 8 Sidoarjo Dr. Kisyanto, SE M M.Pd melepas 18.000 benih ikan lele ke sungai.
Waka Kurikulum SMK YPM 8 Sidoarjo Dr. Afthoni menjelaskan kalau fokus utama saat ini adalah membentuk karakter para siswa (Jawara SMK YPM 8 Sidoarjo) agar menjadi pemimpin masa depan yang berwawasan lingkungan.
Lanjutnya, untuk mewujudkan hal tersebut, sekolah menanamkan tiga pilar utama kepada seluruh siswa, yaitu mencintai lingkungan, peduli lingkungan, peka dan aktif merespons kondisi kebersihan serta kelestarian di sekitar mereka. Sehingga nantinya bermanfaat bagi Lingkungan.
Komitmen ini tidak hanya menjadi slogan, melainkan diwujudkan dalam aktivitas habituasi mingguan dan harian. Sekolah mengaktifkan peran Duta Lingkungan serta menggelar aksi bersih-bersih rutin setiap hari Jumat, di mana para siswa bergerak membersihkan area sekitar sekolah hingga ke depan Balai Desa.
Sebagai puncak sekaligus implementasi nyata dari tiga pilar tersebut, lebih dari 1.800 siswa SMK YPM 8 Sidoarjo melakukan aksi sosial dengan menginfakkan dan melepaskan 18.000 benih ikan lele ke sungai setempat.
“Hari ini, anak-anak kita yang berjumlah 1.800 lebih menginfakkan 18.000 benih ikan lele untuk dilepaskan ke sungai. Harapannya, ini bisa terjaga bersama, menjadi hiburan, dan membawa manfaat konsumsi bagi masyarakat sekitar,” harap Afthoni.

“Melalui momentum penutupan MPLS ini, SMK YPM 8 Sidoarjo berharap kegiatan ini menjadi titik awal bagi para siswa untuk tumbuh menjadi generasi hijau yang hebat, dan membawa berkah bagi lingkungan sekitar,” harap Afthoni lagi.
Sementara itu, Perwakilan dari DLHK Sidoarjo Budi Santoso, memberikan pembekalan dan apresiasi yang tinggi atas semangat para siswa.
Dalam arahannya, Budi menegaskan bahwa aksi peduli lingkungan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan sebuah kegiatan mulia yang memiliki dampak jangka panjang bagi pembentukan karakter para siswa saat nanti terjun ke masyarakat.(mad)







