PASURUAN (RadarJatim.id) — Ma’had Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah yang menyelenggarakan pendidikan tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) di Jawa Timur, telah mewisuda 161 santri dari berbagai daerah.
Acara Wisuda Akbar XII dilasanakan di Aula Besar Wilwatikta, Taman Candra Wilwatikta, Jl. Dr. Soetomo No.2, Pandaan, Pasuruan, Sabtu, 6 Juni 2026 pagi.
Para santri tersebut berasal dari kampus Darul Hijrah Surabaya sebanyak 16 santri (MTs), kampus Bangkalan (6/MTs), Gresik (7/MTs), Tuban (3/MTs), Probolinggo (8/MTs), Pasuruan (27/MTs dan 45/MA), Pamekasan (10/MA), Jombang (9/MA), Nganjuk (7/MA), Darul Qonitat-Pasuruan (8/MTs dan 6/MA), dan Mojosari-Mojokerto (9/MTs).
Di antara semua kampus tersebut, kampus Mojosari dan Darul Qonitat merupakan kampus santri putri.
Dalam sambutannya Ketua Yayasan Ma’had Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Ust. KH. ‘Ihya Ulumuddin, S.Sos.I, M.Pd mengucapkan puji syukur atas terselenggaranya acara wisuda para santri dan santriwati.
Acara ini sekaligus merupakan pengukuhan bahwa para santri telah selesai melaksaakan proses pembelajaran yang ada di Ma’had Tahfizhul Darul Hijrah, baik tigkat Tsanawiyah atau Aliyah.
“Namun para wisudawan tidak hanya diwisuda dari pendidikan sekolah saja, tetapi juga diwisuda yang lebih besar, yakni tahfizhul Quran. Dengan demikian para wisudawan sudah menjadi bagian dari Kalamullah dan penjaga Kalamullah,” jelasnya.
“Dengan demikian mudah-mudahan ilmu para wisudawan berkah, dan memberikan manfaat untuk kejayaan Islam dan umat Islam,” katanya.
Ketua Pembina Yayasan Ma’had Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Ust. KH. Abdul Rahman menyatakan kebahagiaan atas kelulusan para santri dan santriwati, dan berharap Allah memberkahi semua lulusan. “Para lulusan ini telah melewati proses yang dilakukan di Ma’had Darul Hijraj berupa tahfizhul Quran dan ulumuddin,” sebutnya.
Pendidikan di Darul Hijrah ini terintegrasi antara imtak dan iptek, yakni memberi pendidikan keimanan sekaligus pendidikan ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Dimensi kita ini diciptakan Allah sebagai hambaNya, dalam tugas kekhalifahaan di muka bumi ini, harus kokoh Al-Quran dan sunahnya. Dan dari situ proses pemikiran dan teknologi dikembangkan agar kita bisa memberikan makna dan arti bagi hidup dan kehidupan manusia,” sebutnya.
Sebagaimana tahun sebelumnya, pada tahun ini para lulusan diberi kategori lulusan sekolah dan lulusan tahfid. Untuk lulusan sekolah, adalah mereka yang lulus sekolah sekaligus menyelesaikan setoran hafalan Al-Quran. Sedang lulusan tahfidz, di samping sebagai lulusan sekolah dan melakukan setoran hafalan, juga telah mengikuti ujian tasmi’ 5 juz dan 10 juz.
Terpilih sebagai wisudawan terbaik MTs: Fatih Rizki Rabbani (Mandiri), Muhammad Abdurrozaq (Beasiswa). MA: Mulkam Fauzan Paris (Mandiri), Fahri Arsya Al Fahrezi (beasiswa).
Wisudawati terbaik Darul Hijrah: Aina Kamilah. Wisudawati terbaik Darul Qonitat: Khoirun Nisa Muslimah
Dalam perkembangannya, saat ini lembaga pendidikan Ma’had Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah berada di kota Surabaya (Kampus Pusat), Pasuruan, Bangkalan, Gresik, Tuban, Pamekasan, Probolinggo, Panceng (Gresik), Lamongan, Mojosari (Mojokerto), Lawang, Sidoarjo, Jombang, Nganjuk, Kediri, Solok, Bangsal (Mojokerto), Blitar, Sepanjang (Sidoarjo).
Dari seluruh kampus, kampus di Pasuruan menjalankan program pembiayaan mandiri bagi para santri. Sedang lainnya menjalankan program beasiswa, atau biaya ringan bagi santri.(mad)






