SURABAYA (RadarJatim.id) Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya turut mengawal suksesnya penyelenggaraan operasional ibadah haji Embarkasi Surabaya Tahun 1447 H/2026 M yang ditandai dengan keberangkatan Kloter 116 sebagai kloter terakhir dari Asrama Haji Sukolilo menuju Bandara Internasional Juanda pada Kamis (21/5/2026).
Dengan keberangkatan kloter terakhir tersebut, seluruh proses pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Surabaya tahun ini telah tuntas dilaksanakan.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Agus Winarto, menyampaikan bahwa kelancaran pemberangkatan seluruh kloter haji tahun ini merupakan hasil sinergi dan kolaborasi yang kuat antara Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), Kementerian Agama, operator bandara, maskapai penerbangan, serta seluruh instansi yang terlibat dalam pelayanan jemaah.
“Keberhasilan pemberangkatan 116 kloter jemaah haji Embarkasi Surabaya merupakan hasil kerja sama dan koordinasi yang baik dari seluruh pihak. Imigrasi Surabaya berkomitmen memberikan pelayanan keimigrasian yang cepat, tepat, dan profesional agar seluruh proses keberangkatan dapat berjalan lancar,” Katanya.
Ditambahkan, Pelaksanaan Program Makkah Route tahun ini juga menjadi bagian penting dalam memberikan kemudahan dan percepatan layanan bagi jemaah haji Indonesia.
“Kami bersyukur seluruh tahapan operasional haji hingga kloter terakhir dapat terlaksana dengan baik dan tertib,” ujar Agus Winarto.
Berdasarkan data operasional Embarkasi Surabaya, sebanyak 116 kloter telah diberangkatkan selama periode 22 April hingga 21 Mei 2026. Total jemaah dan petugas haji yang diberangkatkan mencapai 43.998 orang, terdiri atas 43.535 calon jemaah haji dan 463 petugas haji.
Pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026, Bandara Internasional Juanda kembali menjadi salah satu bandara yang menerapkan layanan Makkah Route, yaitu program pelayanan keimigrasian Arab Saudi yang memungkinkan proses pemeriksaan keimigrasian jemaah dilakukan sejak berada di Indonesia.
Melalui layanan tersebut, jemaah haji dapat menyelesaikan proses pemeriksaan keimigrasian Arab Saudi di Embarkasi Surabaya sebelum keberangkatan, sehingga setibanya di Arab Saudi jemaah tidak lagi menjalani pemeriksaan imigrasi dan dapat langsung melanjutkan perjalanan menuju akomodasi yang telah disiapkan.
Keberangkatan Kloter 116 sebagai kloter terakhir Embarkasi Surabaya dilepas langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, di Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Kehadiran Gubernur Jawa Timur pada pelepasan kloter terakhir tersebut menjadi penanda berakhirnya rangkaian pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Surabaya Tahun 1447 H/2026 M yang telah berlangsung sejak 22 April 2026.
Pada musim haji tahun ini, Embarkasi Surabaya kembali menjadi salah satu embarkasi terbesar di Indonesia dengan melayani puluhan ribu jemaah haji dari berbagai daerah di Jawa Timur serta wilayah sekitarnya.
Seluruh proses pemberangkatan berlangsung secara bertahap melalui Bandara Internasional Juanda dengan dukungan berbagai instansi terkait, termasuk unsur keimigrasian yang bertugas melakukan pemeriksaan dan pengawasan dokumen perjalanan jemaah.
Sementara itu, Kepala Bidang Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Kholilur Rohman, menjelaskan bahwa petugas imigrasi telah melaksanakan pemeriksaan keimigrasian secara optimal selama masa operasional keberangkatan haji di Bandara Internasional Juanda.
“Selain mendukung pelaksanaan Makkah Route, petugas Imigrasi terus memastikan seluruh dokumen perjalanan jemaah memenuhi ketentuan keimigrasian sehingga proses keberangkatan dapat berjalan lancar dan sesuai jadwal. Melalui koordinasi yang intensif dengan seluruh stakeholder serta kesiapan personel di lapangan, pelayanan keimigrasian bagi jemaah haji dapat dilaksanakan secara efektif tanpa mengurangi aspek pengawasan dan keamanan,” jelas Kholilur Rohman.
Selama masa operasional haji, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya juga terus berkoordinasi dengan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya guna mendukung kelancaran proses keberangkatan jemaah dari Asrama Haji menuju Bandara Internasional Juanda. Dukungan tersebut menjadi bagian dari komitmen Imigrasi dalam memastikan seluruh proses perjalanan internasional jemaah berlangsung aman, tertib, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya akan terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung penyelenggaraan layanan keimigrasian yang cepat, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Selaras dengan arahan Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, Imigrasi Surabaya berkomitmen menghadirkan pelayanan yang adaptif, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, termasuk dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji sebagai salah satu layanan strategis negara.
Komitmen tersebut merupakan implementasi nyata semangat “Imigrasi untuk Rakyat”, di mana setiap pelayanan keimigrasian dihadirkan untuk memberikan manfaat, kemudahan, dan kepastian bagi masyarakat Indonesia. (RJ1)







