GRESIK (RadarJatim.id) — Lembaga Pendidikan (LP) Maarif NU Wilayah Gresik Utara secara resmi menyampaikan laporan pertanggungjawaban (LPj) Sensus Pendidikan yang telah dilaksanakan dua pekan lalu. Penyampaian LPJ dan evaluasi berlangsung di Warung Sate Pojok Gapuro Desa Lowayu, Dukun, Gresik, Selasa (18/8/2026).
Ringkasan LPj menyatakan, tujuan yang tercapai meliputi: kegiatan Sensus Pendidikan dirancang untuk mengumpulkan, memutakhirkan data seluruh lembaga binaan mulai dari jenjang RA/TK, MI, Mts, TPQ, Madin dan MA. Dari total lembaga yang terdaftar, mencakup data peserta didik, tenaga kependidikan, sarana prasarana, hingga status kelembagaan.
Adapun capaian kegiatan di antaranya, terkumpul data lengkap dari ratusan lembaga yang tersebar di wilayah Gresik Utara, tersusunnya basis data terpadu yang siap disinkronkan dengan sistem Emis 4.0 dan data kementerian terkait. Selain itu, juga terjalinnya komunikasi yang lebih erat antara pengurus cabang dan lembaga binaan.
Ikhwan Haji, Ketua Panitia Sensus Pendidikan Gresik Utara mengatakan, LPJ ini bukan sekadar laporan angka dan serapan biayanya, melainkan bukti kesungguhan dan amanah yang diemban. Data yang diperoleh, katanya, menjadi dasar utama penyusunan program pembinaan guru, pengembangan sarana, hingga peningkatan mutu pendidikan di wilayah Gresik Utara.
“Semoga kerja keras ini menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya,” ujar Ikhwan yang juga Kepala MI Miftahul Ulum Bulangan. (sha)







