GRESIK (RadarJatim.id) — Sejarah kembali diukir SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik (Spemdalas) dengan tinta emas. Sekolah ini kembali meraih Juara Umum Festival Faqih Usman X (FFU X) 2026 tingkat SMP untuk kesepuluh kalinya sejak festival tersebut kali pertama digelar pada 2017.
Tak sekadar mempertahankan gelar, Spemdalas juga memborong 31 prestasi dari 11 kategori lomba. Ini membuktikan adanya konsistensi pembinaan dan budaya berprestasi di lingkungan sekolah yang terus dijaga.
FFU X berlangsung di Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG), Sabtu (17/10/2026). Ajang tahunan ini diselenggarakan oleh Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik, bekerja sama dengan UMG dan Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Kabupaten Gresik.
Dari total 31 penghargaan yang diraih, sebanyak 19 merupakan juara pertama hingga ketiga, sedangkan 12 lainnya merupakan juara harapan. Capaian ini tidak lepas dari pembinaan intensif, kerja keras murid, pendampingan guru, serta dukungan orang tua.
Borong 31 Prestasi dari 11 Kategori Lomba
Berikut daftar prestasi murid Spemdalas pada 11 kategori lomba di FFU X 2026:
1. Social Championship: Juara 1 – Dyandra Arrahmi, Juara 2 – Idelia Sakhi, Harapan 1 – M. Bagas Hari;
2. Pidato Bahasa Arab: Juara 1 – Rei Rosyaila, Juara 2 – Julio Fakhri, Harapan 1 – M. El Syirazi;
3. Duta Sekolah: Juara 1 – Sabrina Salsabila, Harapan 1 – Alaric Az Zahidi, Harapan 6 – Kean Satya;
4. Pidato Bahasa Inggris: Juara 1 – Felecia Claryce Abida, Harapan 1 – Kayyisah Zarifah, Harapan 2 – Malaika Aisha;
5. Tahfidz: Juara 3 – Hamdan Rafif, Harapan 2 – Achmad Zakki;
6. Karya Ilmiah Remaja (KIR): Juara 1 – Fatimah Az Zahra dan Nabila Sauqiya, Juara 2 – Daniyal Barra dan Rayyan Farizky;
7. Olimpiade IPA: Juara 2 – Maritza Devina, Juara 3 – Khalisha Athaya, Harapan 2 – Fatih Harits, Harapan 3 – Ar Zeno Bumi;
8. Olimpiade Ismu: Juara 2 – Nasywa Aishah, Juara 3 – Nurul Azhariyah, Harapan 6 – Aydin Azka, Harapan 7 – Ashakira Aisyah;
9. Inovasi Media Pembelajaran: Juara 3 – Desy Suryani;
10. Olimpiade Matematika: Juara 1 – Narendra Rama, Juara 2 – M. Zidan Winoto, Juara 3 – Farisa Azra;
11. Coding: Juara 1 – M. Ayyub, Harapan 4 – M. Falah.
Pembinaan Intensif dan Mental Juara
Koordinator Bina Prestasi Akademik Spemdalas, Eka Ayu Pradiska, MPdI, menyebut, pembinaan rutin dan intensif menjadi kunci keberhasilan tim. Selain mempersiapkan penguasaan materi, pembina juga berupaya membangun kepercayaan diri dan ketangguhan murid. Menurut Ayu, salah satu tantangan terbesar muncul ketika latihan intensif mulai terasa berat sehingga beberapa murid sempat kehilangan kepercayaan diri dan ingin mengundurkan diri. Keterbatasan waktu membuat pergantian peserta tidak memungkinkan.
“Tim kami benar-benar berusaha dan bekerja keras selama pembinaan intensif untuk mempersiapkan murid meraih prestasi terbaik. Ketika ada beberapa anak yang mulai merasa kurang yakin dengan kemampuannya dan ingin mundur, saya berusaha meyakinkan mereka bahwa mereka mampu melewati tantangan ini dan berjuang sampai akhir,” ungkapnya, Minggu (18/10/2026).
Dalam festifval tersebut, Ayu mengoordinasikan pembinaan bidang Olimpiade IPA, IPS, Matematika, Ismu, Coding, Karya Tulis Ilmiah (LKTI), Inovasi Pembelajaran (Inobel), dan Best Practice.
“Target berikutnya adalah mempertahankan juara umum dengan peningkatan perolehan juara satu, dua, dan tiga di semua bidang lomba. Tentu ini membutuhkan persiapan yang lebih matang, pembinaan yang konsisten, dan semangat juang yang terus dijaga,” tandasnya.
Sementara itu, Koordinator Bina Prestasi Pengembangan Diri Spemdalas, Rusdiah Arifaini, SPd, mengoordinasikan pembinaan Duta Sekolah, Pidato Bahasa Arab (Arabic Speech), Pidato Bahasa Inggris (English Speech), dan Tahfidz. Pembinaan ini mendukung pengembangan kemampuan, kepercayaan diri, serta kesiapan murid dalam berkompetisi.
Pada kesempatan terpisah, Kepala SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik, Yugo Triawanto, MSi, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada murid, pembina, pendamping, serta orang tua yang telah mendukung perjuangan peserta.
“Meraih juara umum FFU untuk kesepuluh kalinya menjadi kebanggaan sekaligus amanah bagi kami untuk terus menjaga kualitas pembinaan prestasi di Spemdalas. Namun, bagi kami, prestasi bukan hanya tentang piala dan gelar juara, melainkan juga tentang proses belajar, kerja keras, kedisiplinan, dan keberanian murid untuk mengembangkan potensi terbaiknya,” ungkapnya.
Yugo berharap, capaian ini menjadi motivasi untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pendidikan, bukan alasan untuk berpuas diri.
Salah satu capaian membanggakan diraih Felecia Claryce Abida yang berhasil menjadi Juara 1 Pidato Bahasa Inggris. Murid kelas IX ini meningkatkan prestasinya setelah tahun sebelumnya meraih Juara 3. Ia mengaku, kemenangan kali ini terasa istimewa karena menjadi kesempatan terakhirnya mengikuti kompetisi tersebut sebagai murid Spemdalas. Persiapannya meliputi penyusunan dan revisi teks pidato berulang kali serta latihan untuk tampil lebih tenang dan meyakinkan.
“Alhamdulillah, tahun ini saya akhirnya bisa meraih juara pertama. Tahun lalu saya mendapatkan juara ketiga, sehingga kemenangan kali ini terasa sangat berarti. Semua proses revisi teks, latihan, dan perjuangan untuk tampil lebih tenang akhirnya terbayar,” tuturnya.
Perjalanan Felecia menunjukkan, bahwa prestasi membutuhkan ketekunan, evaluasi, dan keberanian untuk terus memperbaiki diri.
Merespons prestasi luar biasa yang diraih Spemdalas, secara khusus, Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Gresik, Dr M. Fadloli Aziz, SSi, MPd, menyampaikan apresiasi atas konsistensi Spemdalas dalam membangun budaya berprestasi. Menurutnya, capaian tersebut lahir dari sinergi, kerja keras, dedikasi, dan budaya berprestasi seluruh warga sekolah, termasuk dukungan orang tua.
Ia berharap, prestasi Spemdalas menginspirasi sekolah-sekolah Muhammadiyah lainnya untuk terus berinovasi dan melahirkan generasi yang unggul dalam prestasi, mulia dalam akhlak, serta siap menghadapi tantangan masa depan.
“Teruslah menjadi sekolah yang mencerahkan, menginspirasi, dan mengukir prestasi. Jadikan kemenangan ini sebagai motivasi untuk melangkah lebih tinggi dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan pendidikan Muhammadiyah,” pesannya. (sha)








