SIDOARJO (RadarJatim.id) — Suasana khidmat bercampur antusiasme tinggi menyelimuti SMK Negeri 2 Buduran sejak pagi hari. Seluruh keluarga besar sekolah berkumpul dengan satu tujuan, menyambut datangnya Tahun Baru Islam, 1 Muharram 1448 H. Mengusung tema perubahan dan refleksi diri, rangkaian kegiatan keagamaan ini sukses melahirkan atmosfer yang penuh berkah dan motivasi baru bagi murid dan guru.
Kemeriahan sudah terasa sebelum acara puncak. Para murid unjuk gigi dalam Lomba Poster Islamic Quotes. Tidak hanya sekadar estetik, poster-poster hasil karya murid ini sarat akan pesan moral, untaian doa, dan kata-kata mutiara Islami yang mengajak pembacanya untuk melakukan refleksi diri (muhasabah).
Memasuki area utama masjid, lantunan zikir mulai menggema. Seluruh warga sekolah melaksanakan Sholat Dhuha berjamaah, disusul dengan Dzikir Akhir Tahun. Momen ini menjadi ruang kontemplasi bagi seluruh jamaah untuk melepas tahun yang lalu dengan rasa syukur dan memohon ampunan, serta bersiap menyambut lembaran baru di tahun 1448 Hijriah dengan hati yang bersih.
Suasana religius semakin kental saat tim banjari sekolah mulai menabuh rebana dalam agenda Senandung Sholawat. Suara merdu para pelantun sholawat yang diikuti oleh gemuruh suara seluruh murid dan guru membuat atmosfer Masjid Ulul Albab terasa begitu sejuk dan menggetarkan hati. Pujian kepada Baginda Nabi Muhammad SAW ini menjadi bukti cinta sekaligus pemantik semangat spiritualitas remaja masa kini.
Puncak acara diisi dengan Taushiyah menyentuh yang disampaikan oleh Ustaz Abdullah Musyafak. Mengangkat tema “Spirit Hijrah: Jadikan Momentum Tahun Baru Islam untuk Perubahan Diri yang Lebih Baik”, yang mengupas tuntas tentang makna mendalam dari sebuah perpindahan.
Ia terangkan, Hijrah bukan sekadar perpindahan fisik atau sekadar bergantinya kalender dari 1447 ke 1448 Hijriah. Esensi sejati dari hijrah adalah transformasi spiritual dan perilaku. Yaitu komitmen total untuk berimigrasi dari kegelapan menuju cahaya, dari kemalasan menuju produktivitas, dan dari kebiasaan buruk (maksiat) menuju ketaatan kepada Allah SWT.
“Bagi seorang pelajar, hijrah berarti mengubah cara belajar yang pasif menjadi aktif, dan menata akhlak menjadi lebih mulia,” terangnya.
Kepala SMK Negeri 2 Buduran, Abdul Majid Hariadi, menyampaikan rasa bangga dan harapannya yang besar atas terselenggaranya kegiatan ini. Kegiatan menyambut 1 Muharram 1448 H ini bukan sekadar rutinitas tahunan. Melalui perpaduan lomba kreativitas poster dan ibadah bersama, kami ingin menyeimbangkan antara kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual anak-anak kita.

“Sesuai dengan tema Spirit Hijrah, saya berharap momentum ini menjadi titik balik bagi seluruh keluarga besar SMKN 2 Buduran untuk terus melakukan upgrade diri. Mari kita tinggalkan kebiasaan-kebiasaan lama yang menghambat kemajuan, dan kita songsong tahun baru ini dengan semangat belajar, berkarya, serta berakhlakul karimah yang lebih tinggi demi masa depan yang lebih gemilang,” harap Abdul Majid, pada (15/6/2026) pagi.
Perayaan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H di SMK Negeri 2 Buduran sukses ditutup dengan doa bersama. Acara ini berhasil menyisakan senyum kepuasan sekaligus tekad baru di wajah setiap warga sekolah untuk melangkah di tahun baru dengan pribadi yang jauh lebih baik.(mad)







