GRESIK (RadarJatim.id) – Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI) mewisuda 346 lulusan pada prosesi Wisuda X yang digelar di Hotel Aston Gresik, Sabtu (3/10/2026). Menariknya, 34% di antara mereka justru sudah diterima bekerja di berbagai perusahaan sebelum prosesi wisuda berlangsung.
Ditemui seusai prosesi widuda, Rektor UISI, Dr Eka Ananta Sidharta, SE, MM, Ak, CA, CFrA, CBV, mengungkapkan, wisuda ke-10 tahun ini menjadi momentum memperkuat positioning kampus berdampak dengan membangkitkan semangat sebagai universitas industri (industry university). Karena itu, sertivikasi profesi dijadikan sebagai program unggulan untuk merealisasikannya.
“Lulusan hanga dilihat IPK-nya berapa, tapi apa kompetensi yang dimiliki. Karena itu, mulai tahun inikami terus menggalakkan program sertifikasi profesi. Kami harapkan, dalam waktu yang tidak terlalu lama program sertifikasi profesi ini sudah menjangkau 100 persen lulusan,” tegas Eka Ananta.
BACA JUGA:
Didampingi ketiga Wakil Rektor (Warek)-nya: Warek I (Bidang Akademik dan Kemahasiswaan) Dr Eng Ufafa Anggarini, SSi, MSi; Warek II (Bidang Sarana dan Prasarana, Keuangan, dan SDM) Dr Winda Narulidea, ST, MT; dan Warek III (Bidang Kerjasama, Marketing dan Inovasi) Halim Alfatah, SPsi, MM; Rektor Eka Ananta menambahkan, program sertifikasi profesi diperkuat oleh program magang di perusahaan mitra UISI selama enam bulan.
“Target kami, seruruh lulusan saat diwisuda minimal memiliki satu sertifikasi profesi sesuai minat masing-masing. Ini cara kami untuk memudahkan lulusan UISI bisa mudah diterima di dunia kerja. Bahkan, banyak lulusan yang sejak magang berlangsung sudah dipesan untuk menjadi karyawan di tempat magangnya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, selain mewisuda lulusan Sarjana (S1), sejak berdiri pada 2013, tahun ini UISI kali pertama meluluskan wisudawan Magister (S2). Dari 346 yang diwisuda, 15 di antaranya adalah lulusan Magister dan sebanyak 191 lulusan sudah tesertifikasi profesi.
“Jadi untuk wisudawan Magister, wisuda tahun ini merupakan angkatan pertama. Kami harapkan, untuk wisuda selanjutnya terus meningkat. Demikian juga yang tesertifikasi profesi bisa 100 persen, sehingga kontribusi UISI makin dirasakan oleh masyarakat dan semua pemangku kepentingan,” katanya seraya menambahkan, dalam orasi ilmiah pada prosesi wisuda ke-10 ini, UISI menghadirkan Prof Dr Ir Marsudi Wahyu Kisworo, selaku Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sebagai keynote speaker. (har)




