SIDOARJO (RadarJatim.id) — Bersamaan dengan momen pembagian rapor, SMP PGRI 1 Buduran mengadakan kegiatan Ko-kurikuler bertajuk ‘Gelar Karya’ pada (20/6/2026) di halaman sekolah. Acara ini menjadi panggung kolaborasi yang apik antara program peminatan di kelas reguler dengan siswa-siswi dari KKSB (Kelas Khusus Seni Budaya).
Dalam Gelar Karya tersebut, khususnya siswa kelas 7 dan kelas 8 dari peminatan menampilkan kemampuan English conversation dan pembacaan puisi. Sementara itu, sebagai puncak acara, dihadirkan sebuah pertunjukan karya seni berupa ‘Sendratari Candi Pari’.
“Menariknya, seluruh perlengkapan dan jalannya acara di balik layar disiapkan dan didukung penuh oleh para siswa dari kelas reguler melalui program peminatan mereka masing-masing,” tutur Kepala SMP PGRI 1 Buduran, Indrajayanti Ratnaningsih, S.Si, M.Pd, Gr., usai gelar acara.
Gelar Karya ini juga dihadiri oleh Tim Protokol Pemerintah Kabupaten (Pemkab). Kehadiran perwakilan Pemkab tersebut bertujuan untuk menelaah dan menilai penampilan para siswa. Penilaian ini dilakukan guna melihat apakah karya dan penampilan anak-anak tersebut layak untuk ditampilkan dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia pada bulan Agustus mendatang.
“Alhamdulillah, mewakili perwakilan Pemkab Sidorjo memberikan apresiasi yang tinggi dan mengamini kualitas pertunjukan tersebut. Beliau menyatakan bahwa penampilan para siswa ini sudah layak untuk ditampilkan di hadapan publik dan para petinggi pada perayaan HUT RI mendatang,” terang Bu Yanti_sapaan akrabnya.
Sementara itu, Perwakilan dari Protokol Bupati Sidoarjo, Umi Wahyu Purwanti sangat terkesan dan terharu hingga meneteskan air mata menyaksikan berbagai prestasi dan bakat luar biasa yang ditampilkan oleh para siswa SMP PGRI 1 Buduran.

Ia menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh siswa serta bapak dan ibu guru yang telah mendampingi proses belajar mengajar dengan luar biasa. Siswa-siswi yang awalnya dinilai belum memiliki keterampilan khusus, kini mampu bertransformasi menjadi talenta-talenta yang hebat.
“Saya terharu banget melihat prestasi anak-anak di SMP PGRI 1 Buduran. Semua desain yang dibuat pagi hari ini, mulai dari backdrop hingga kostum yang luar biasa, adalah hasil karya anak-anak kita sendiri,” ungkap Umi Wahyu sambil menyeka air matanya.
Kreativitas siswa tidak hanya terlihat dari dekorasi panggung, melainkan juga dari kemandirian mereka dalam merias wajah (makeup) secara mandiri, menghemat biaya sewa kostum, hingga penampilan memukau dari para pengrawit dan pesinden sekolah. Tak hanya di bidang seni tradisional, kemampuan berbahasa Inggris para siswa pun turut menuai pujian.
Kehadiran tim Protokol Bupati Sidoarjo ini sekaligus membawa kabar gembira. Pihak protokol mengungkapkan bahwa mereka sedang mencari talenta-talenta berbakat untuk mengisi acara besar di tingkat kabupaten.
Melihat potensi besar yang ada di SMP PGRI 1 Buduran, pihak protokol menyatakan telah jatuh cinta dengan penampilan para siswa dan berencana memberikan kesempatan kepada mereka untuk tampil di Alun-Alun Kabupaten Sidoarjo. “Tentunya dengan persetujuan pimpinan terlebih dahulu. Kalau pimpinan sudah ok, ya langsung bisa tampil,” tegasnya.
Rencananya, karya dan penampilan para siswa ini akan dipentaskan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia, yang nantinya akan disaksikan langsung oleh Bapak Bupati, Wakil Bupati, serta seluruh jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo.(mad)






