• Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Contact
Senin, 6 April 2026
No Result
View All Result
e-paper
Radar Jatim
  • Home
  • Bisnis
  • Hukum dan Kriminal
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Contact
  • Home
  • Bisnis
  • Hukum dan Kriminal
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Contact
No Result
View All Result
Radar Jatim
No Result
View All Result
Home Kamtibmas

Pemusnahan Bahan Peledak di Kediri Ungkap Siklus Lama: Operasi Rutin, Ancaman Tetap Ada

by Radar Jatim
6 April 2026
in Kamtibmas
0
Pemusnahan Bahan Peledak di Kediri Ungkap Siklus Lama: Operasi Rutin, Ancaman Tetap Ada
5
VIEWS

KEDIRI (RadarJatim.id) — Pemusnahan 17 kilogram bahan peledak dan 235 petasan oleh Polres Kediri kembali menegaskan satu hal: penindakan terus berjalan, tetapi ancaman belum sepenuhnya hilang. Barang bukti hasil sitaan dari Operasi Pekat dan Operasi Ketupat itu dimusnahkan di kawasan galian pasir Simbar, Kecamatan Plosoklaten, Kediri, Senin (6/4/2026).

Kegiatan ini melibatkan jajaran polsek serta tim Gegana Brimob Polda Jawa Timur untuk memastikan proses disposal berjalan aman. Kasatreskrim Polres Kediri, AKP Joshua Peter Krisnawan, menyebut, langkah ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan masyarakat. Namun, ia tidak menampik, bahwa peredaran bahan peledak rakitan masih menjadi pekerjaan rumah.

“Setiap operasi kita berhasil mengamankan dan memusnahkan, tetapi potensi peredaran tetap ada. Ini yang harus kita hadapi bersama,” ujarnya.

Menurut Joshua, pola yang terjadi cenderung berulang. Aparat melakukan penindakan, barang bukti dimusnahkan, tetapi praktik peracikan dan penggunaan petasan kembali muncul di tengah masyarakat.

Ia menilai, kondisi ini tidak lepas dari masih adanya permintaan serta kemudahan akses bahan baku. Ditambah lagi, pengawasan di tingkat keluarga dan lingkungan dinilai belum optimal. Dalam sejumlah kasus, kata dia, pelaku justru berasal dari kalangan remaja. Mereka meracik bahan peledak secara mandiri tanpa memahami risiko yang ditimbulkan.

“Ini bukan hanya soal pelanggaran hukum, tapi juga soal keselamatan. Dampaknya bisa fatal,” katanya.

Meski demikian, polisi mengklaim, bahwa operasi yang digelar tahun ini mampu menekan angka kejadian ledakan dibandingkan sebelumnya. Ke depan, strategi penanganan akan difokuskan pada kombinasi antara penegakan hukum dan pencegahan. Patroli di titik rawan akan ditingkatkan, sementara sosialisasi kepada masyarakat akan diperluas dengan melibatkan tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Fenomena ini memperlihatkan bahwa persoalan bahan peledak di Kediri masih berada dalam siklus yang sulit diputus. Tanpa perubahan pola pengawasan di tingkat masyarakat, upaya penindakan berisiko hanya menjadi solusi jangka pendek. Pemusnahan barang bukti pun menjadi pengingat, bahwa ancaman tersebut nyata—dan masih terus berulang. (rul)

Tags: Bahan PeledakOperasi RutinPemusnahanSiklus Lama

Related Posts

Kantor Bea dan Cukai Sidoarjo Telah Musnahkan 63 Ribu Batang Rokok Ilegal

Kantor Bea dan Cukai Sidoarjo Telah Musnahkan 63 Ribu Batang Rokok Ilegal

by Radar Jatim
18 Desember 2025
0

SIDOARJO (RadarJatim.id) -- Sepanjang tahun...

Jelang Nataru, Polresta Banyuwangi Musnahkan Ribuan Miras dan Ratusan Knalpot Brong

Jelang Nataru, Polresta Banyuwangi Musnahkan Ribuan Miras dan Ratusan Knalpot Brong

by Radar Jatim
20 Desember 2024
0

BANYUWANGI (RadarJatim.id)--Dalam upaya menciptakan situasi...

Polres Kediri Musnahkan 30 Truk Jajanan Kadaluwarsa yang Bikin Keracunan Massal

Polres Kediri Musnahkan 30 Truk Jajanan Kadaluwarsa yang Bikin Keracunan Massal

by Radar Jatim
28 November 2024
0

KEDIRI (RadarJatim.id) -- Polres Kediri...

Load More

Radar Jatim Video Update

Berita Populer

  • Tangis Haru Mewarnai Suasana Penjemputan Siswa SMA Negeri 1 Wonoayu

    Tangis Haru Mewarnai Suasana Penjemputan Siswa SMA Negeri 1 Wonoayu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Soft Launching KM Dharma Kencana V, Fasilitas Mewah Berkapasitas 1.400 Penumpang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Warga Doakan Keluarga Besar SMK Antartika 2 Sidoarjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Analisis Semantik Puisi ‘Aku Ingin’ Karya Sapardi Djoko Damono

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kampus yang Tak Lagi Dihuni Intelek: Mengapa Dosen Mencari Eksistensi Diri di Luar Kampus?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Radar Jatim adalah media online Jatim yang memberikan informasi peristiwa dan berita Jawa Timur dan Surabaya terkini dan terbaru.

Kategori

  • Artikel dan Opini
  • Ekonomi Bisnis
  • Ekosistem Lingkungan
  • Esai/Kolom
  • Feature
  • Finance
  • HAM
  • Hukum dan Kriminal
  • Infrastruktur
  • Kamtibmas
  • Kemenkumham
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Lain-lain
  • Layanan Publik
  • Lifestyle
  • Literasi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Ormas
  • Otomotif
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pertanian
  • pinggiran
  • Politik
  • Religi
  • Sastra/Budaya
  • Sosial
  • Tekno
  • TNI
  • TNI-Polri
  • Transportasi
  • video
  • Wisata

Kami Juga Hadir Disini

© 2020 radarjatim.id
Susunan Redaksi ∣ Pedoman Media Siber ∣ Karir

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Tekno
  • Ekonomi Bisnis
  • Artikel dan Opini

© 2020radarjatim.id

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In