PONOROGO (RadarJatim.id) — Tak harus meninggalkan daerah untuk meraih gelar magister. Semangat melanjutkan pendidikan inilah yang dibawa Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) ke Pondok Pesantren Nurul Akbar, Karang Talok, Ponorogo, Sabtu (26/9/2026).
Melalui Program Studi S2 Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Pendidikan Dasar, Unesa memperkenalkan peluang kuliah S2 yang memanfaatkan teknologi dengan sistem yang fleksibel dan inovatif. Kegiatan bertajuk “Sosialisasi Program Studi S2 PJJ Pendidikan Dasar, FIP Unesa” tersebut diikuti sekitar 30 peserta dari berbagai institusi, termasuk guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan mahasiswa. Sosialisasi berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WIB.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari pihak Pondok Pesantren Nurul Akbar yang diwakili oleh Pembina Pondok Pesantren, Drs Suryadi, MPd. Pada kesempatan ini, ia menyampaikan pentingnya menjaga semangat dalam menuntut ilmu, terlebih di tengah perkembangan teknologi yang semakin memberikan kemudahan dalam mengakses berbagai kebutuhan perkuliahan.
“Harus selalu semangat mencari ilmu, apalagi sudah ada fasilitasi teknologi yang mempermudah akses semua kebutuhan perkuliahan,” ungkap Suryadi.
Pesan tersebut menjadi penguat bagi para peserta untuk memanfaatkan perkembangan teknologi sebagai sarana dalam meningkatkan kualitas dan kualifikasi pendidikan. Agenda kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi Program Studi S2 PJJ Pendidikan Dasar yang disampaikan langsung oleh Koordinator Program Studi S2 PJJ Pendidikan Dasar FIP Unesa, Prof Dr Wahyu Sukartiningsih, MPd.
Kehadiran langsung Kaprodi ini menjadi kesempatan bagi peserta untuk memperoleh informasi mengenai konsep, sistem pembelajaran, serta peluang melanjutkan pendidikan ke jenjang magister melalui program pendidikan jarak jauh.
Prof Wahyu menjelaskan, Program Studi PJJ merupakan terobosan dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi dengan memanfaatkan perkembangan teknologi. Program tersebut dirancang untuk memberikan kesempatan yang lebih luas kepada masyarakat dalam meningkatkan kualifikasi akademik.
“Program studi PJJ ini merupakan terobosan baru dalam perkuliahan dengan memanfaatkan teknologi dan menciptakan peluang yang sama dalam meningkatkan kualifikasi pendidikan di jenjang magister yang equity, terjangkau, fleksibel, dan inovatif,” jelas Prof Wahyu.
Menurutnya, pemanfaatan teknologi menjadi bagian penting dalam pelaksanaan pembelajaran PJJ. Dengan pendekatan tersebut, kesempatan menempuh pendidikan magister dapat lebih mudah dijangkau oleh masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu maupun jarak untuk mengikuti perkuliahan secara konvensional.
Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Peserta antusias menggali informasi lebih lanjut mengenai pelaksanaan perkuliahan, sistem pembelajaran jarak jauh, aktivitas akademik, serta berbagai hal yang berkaitan dengan studi S2 PJJ Pendidikan Dasar.
Selain Prof Wahyu, kegiatan tersebut turut dihadiri UPM Program Studi S2 PJJ Pendidikan Dasar FIP Unesa, Dr Ulumul Umah, MPd. Sementara dari pihak Pondok Pesantren Nurul Akbar, yang hadir, di antaranya Pengasuh Pondok Pesantren Ibu Nyai Tatik Nurhayati, BA; Ketua Yayasan Pondok Pesantren Nurul Akbar, Gus Uqel Mustanwarul Haj, BA bin KH Ali Mashud, Pembina Pondok Pesantren Drs Suryadi, MPd, juga Wakil Ketua Yayasan Gus Suja’i Ibnu Laits.
Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi sarana penyampaian informasi mengenai program studi, tetapi juga membuka ruang komunikasi antara perguruan tinggi dan masyarakat. Sementara kehadiran peserta dari berbagai institusi, guru MI, dan mahasiswa menunjukkan adanya perhatian terhadap peluang peningkatan kualifikasi akademik melalui pendidikan jarak jauh.
Melalui kegiatan ini, FIP Unesa terus memperluas jangkauan informasi mengenai pendidikan pascasarjana kepada masyarakat. Program Studi S2 PJJ Pendidikan Dasar menjadi salah satu alternatif bagi para pendidik dan masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang magister dengan memanfaatkan teknologi secara fleksibel dan inovatif. (sha)
Kontributor: Elisyah Susanty







