BANYUWANGI (RadarJatim.id) – Upaya meningkatkan kemampuan keterampilan pada guru untuk mengajar sehari-hari, khususnya dalam pemahaman teknologi. Kini Tim Prodi S3 Pendidikan Jasmani Unesa melalui program PKM (Pengabdian Kepada Masyarakat) telah melakukan pendampingan, dengan menerapkan Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK).
Yakni sebuah proses belajar mengajar dengan gamifikasi berbasis VR (Virtual Reality) kepada peserta sebanyak 45 guru MGMP PJOK SMP se Kabupaten Banyuwangi, pada (21/5/2026) pagi di Kampus PGRI Banyuwangi.
Ketua Tim PKM Unesa, Dr. Heryanto Muhammad, M.Pd menjelaskan kalau kami telah melakukan program pendampingan ini dengan mengambil tema ‘Virual Movement Sebagai Bentuk Integrasi Virtual Reality Terhadap Aspek Psikomotor Dalam Optimalisasi Gerak Dasar Siswa’.
Kegiatan dilaksanakan secara teori dan praktek, dimana peserta selain mendengarkan paparan dari pemateri juga mencoba alat serta memahami bagaimana penggunaan hardware meta quest diaplikasikan.
Jadi, pengenalan teknologi berbasis virtual reality perlu dikuasai oleh guru untuk memperkuat keterampilan Pedagogis mereka menghadapi pembelajaran abad 21, yang pada akhirnya akan memanfaatkan teknologi dan jaringan internet dalam kegiatan belajar mengajar guru dengan siswa.

Dalam sambutannya, Deddy Candra, S.Pd. selaku Ketua MGMP SMP se Kabupaten Banyuwangi menyampaikan bahwa kegiatan ini dibutuhkan agar guru PJOK juga mendapatkan upgrading pengetahuan. “Sekaligus pemahamannya, terutama dalam pembelajaran literasi gerak pada siswa dengan bantuan teknologi, seperti virtual reality ini,” sampainya.
M. Ridwan salah seorang peserta mengatakan bahwa baru kali ini dia mengalami pengalaman virtual yang sangat immersive dalam pembelajaran PJOK. “Selanjutnya dia meyakini apabila siswa diberikan, mendapatkan pengalaman belajar seperti ini akan meningkatkan aspek keterampilan gerak dan koordinasi tubuh serta keseimbangan siswa,” katanya.(mad)







