GRESIK (RadarJatim.id) — Puncak Milad ke-29 Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA) yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah (PD) IGABA Kabupaten Gresik berlangsung pada Sabtu (24/10/2026) di Gedung Dakwah Muhammadiyah (GDM) Gresik. Kegiatan ini menjadi momentum refleksi dan penguatan semangat para guru PAUD Aisyiyah dalam menjalankan peran sebagai pendidik generasi penerus bangsa.
Hadir dalam puncakmilad tersebut, di antaranya, Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Grresik, Prof Dr Syamsul Sodiq, MPd; Kepala Dinas Pendidikan Gresik, Dr S. Hariyanto, SPd, MM; Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Gresik, Innik Hikmatin, MPd, juga para pengurus dan kader Aisyiyah dan IGABA Kabupaten Gresik.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, Dr S. Hariyanto, SPd, MM, menyampaikan pesan inspiratif kepada para guru agar senantiasa bersyukur, berpikir positif, dan tetap optimistis dalam menjalani profesi sebagai pendidik. Alumni Unesa ini mengajak para guru untuk tidak hanya berfokus pada besaran gaji, tetapi juga memahami, bahwa rezeki merupakan karunia Allah SWT yang dapat hadir melalui berbagai jalan.
“Jangan melihat gaji, karena rezeki itu dari Allah. Gaji kecil, rezeki bisa melimpah,” ungkapnya memberikan semangat.
Menurutnya, penting bagi setiap guru untuk mengubah pola pikir (mindset) tentang rezeki dan kehidupan. Para guru diharapkan tidak mudah mengeluh, melainkan terus menumbuhkan rasa syukur, optimisme, serta afirmasi positif dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Dengan pola pikir yang baik, kata Hariyanto, setiap individu dapat terus memperbaiki diri dan berupaya menjadi pribadi yang lebih baik di masa depan.
Ketua Cabang IKA Unesa Gresik ini juga mengingatkan, bahwa kehadiran setiap manusia di dunia bukanlah tanpa tujuan. Allah SWT telah menciptakan manusia dengan sebaik-baiknya, sehingga setiap orang memiliki potensi, kesempatan, dan tanggung jawab untuk memberikan manfaat bagi sesama.
“Allah menghadirkan kita di dunia bukan tanpa alasan. Kita diciptakan sebagai makhluk terbaik, maka sudah seharusnya kita menjalani kehidupan dengan penuh rasa syukur, keyakinan, dan semangat untuk terus menjadi lebih baik,” ungkapnya.
Selain memberikan motivasi, Hariyanto juga menekankan pentingnya peningkatan profesionalisme dan kompetensi guru dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang. Guru PAUD, menurutnya, dituntut untuk terus belajar, mengembangkan kemampuan, berinovasi, serta memberikan layanan pendidikan yang berkualitas bagi anak usia dini.
Ia juga menyampaikan pentingnya memperjuangkan aspirasi guru, khususnya yang tergabung dalam IGABA, agar berbagai kebutuhan dan harapan para pendidik dapat memperoleh perhatian serta dukungan dari pihak-pihak terkait.
Puncak Milad ke-29 IGABA Kabupaten Gresik tidak sekadar menjadi perayaan perjalanan organisasi, tetapi juga menjadi pengingat bahwa guru memiliki peran penting dalam membangun generasi masa depan. Dengan semangat kebersamaan, profesionalisme, dan optimisme, IGABA diharapkan terus tumbuh menjadi wadah yang mampu menguatkan kompetensi, memperjuangkan aspirasi, serta meningkatkan kesejahteraan dan martabat guru PAUD ‘Aisyiyah. (har)








