SUMENEP (RadarJatim.id) – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, melakukan pergeseran pada sejumlah pejabat pimpinan tinggi (PTT) Pratama dalam rangka memperkuat tata kelola pemerintahan, serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan program pembangunan daerah.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, menekankan bahwa rotasi jabatan merupakan langkah strategis dalam memperkuat struktur organisasi pemerintahan, mendorong inovasi serta memastikan setiap perangkat daerah mampu menjalankan tugas pokok dan fungsinya.
“Pergeseran jabatan ini dilakukan sebagai bentuk penyegaran organisasi agar roda pemerintahan berjalan lebih dinamis, responsif, dan mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan yang terus berkembang,” katanya.
Bupati Fauzi menegaskan bahwa para pejabat yang dilantik memegang peranan krusial sebagai mesin penggerak untuk mengakselerasi target pembangunan.
Setiap pejabat yang dilantik merupakan aparatur yang telah melalui pertimbangan kompetensi, rekam jejak, integritas, dan kebutuhan organisasi. Oleh karena itu, amanah ini bisa dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi.
“Kehadiran saudara-saudara di posisi yang baru ini adalah untuk menjadi mesin penggerak utama dalam mewujudkan visi Bismillah Melayani, Menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.
Ia menyatakan, pemerintah memiliki tantangan yang tidak semakin ringan, dengan perubahan regulasi, perkembangan teknologi informasi, serta meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) harus bekerja secara profesional, transparan, dan akuntabel.
“Pemerintah daerah harus meninggalkan pola kerja yang biasa-biasa saja, karena saat ini membutuhkan birokrasi yang adaptif, inovatif, cepat mengambil keputusan, dan berorientasi pada hasil program pembangunan,” jelasnya.
Sekedar diketahui, Bupati Sumenep melantik dan mengambil sumpah janji PPT Pratama, yakni Didik Wahyudi Jabatan baru Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Wahyu Kurniawan Pribadi jabatan baru Asisten Administrasi, Ahmad Laili Maulidi jabatan baru Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat serta Ahmad Zulkarnaen jabatan baru Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD). (FIK)






