• Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Contact
Rabu, 26 Agustus 2026
No Result
View All Result
e-paper
Radar Jatim
  • Home
  • Bisnis
  • Hukum dan Kriminal
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Contact
  • Home
  • Bisnis
  • Hukum dan Kriminal
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Contact
No Result
View All Result
Radar Jatim
No Result
View All Result
Home Ekosistem Lingkungan

Sebanyak 62 Desa di 11 Kecamatan Terancam Kekurangan Air Bersih, Bupati Yani Salurkan 20 Ribu Liter untuk Warga Tenggor

by Radar Jatim
26 Agustus 2026
in Ekosistem Lingkungan, Layanan Publik
0
Sebanyak 62 Desa di 11 Kecamatan Terancam Kekurangan Air Bersih, Bupati Yani Salurkan 20 Ribu Liter untuk Warga Tenggor
22
VIEWS

GRESIK (RadarJatim.id) — Sebanyak 62 desa di 11 kecamatan di wilayah Kabupaten Gresik berpotensi mengalami kekurangan air bersih saat musim kemarau seperti sekarang ini. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik memperkuat langkah penanganan menghadapi musim kemarau yang berpotensi berdampak pada kekurangan air bersih di sejumlah wilayah.

Langkah konkret pun dilakukan oleh Pemkab Gresik. Di antaranya, Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, turun langsung menyalurkan bantuan air bersih untuk warga Desa Tenggor, Kecamatan Balongpanggang, Gresik, Rabu (26/8/2026). Sebanyak empat tangki air bersih disalurkan kepada masyarakat Tenggor. Masing-masing tangki berkapasitas 5.000 liter, sehingga total bantuan yang diberikan mencapai 20.000 liter air bersih.

Data di BPBD Gresik menunjukkan, Kecamatan Balongpanggang merupakan salah satu wilayah yang masuk dalam pemetaan wilayah yang berpotensi kekurangan air bersih akibat kemarau panjang. Di kecamatan ini, terdapat enam desa yang berpotensi mengalami kekurangan air bersih, yakni Desa Ganggang, Ngasin, Dapet, Tenggor, Dohoagung, dan Tanahlandean.

Khusus Desa Tenggor, BPBD telah menerima permintaan sebanyak 720 kepala keluarga atau 465 rumah yang mengalami kekurangan air bersih.

Sebelum distribusi ke Desa Tenggor, BPBD Gresik telah menyalurkan bantuan air bersih ke lima desa. Dua desa berada di Kecamatan Sidayu, yakni Randuboto dan Srowo. Sementara tiga desa lainnya berada di Kecamatan Bungah, yakni Kemangi, Gumeng, dan Pegundan.

Bupati Yani mengatakan, kebutuhan air bersih berpotensi meningkat seiring masih berlangsungnya musim kemarau. Karena itu, Pemkab Gresik tidak hanya menyiapkan dukungan distribusi air, tetapi juga membuka akses pelaporan agar kebutuhan masyarakat dapat segera diketahui dan ditangani.

“Kami butuh informasi dari masyarakat Gresik, kecamatan atau desa mana yang membutuhkan air bersih. Bisa melalui 112, Lapor Gus di 0812-3225-4001, atau melalui pemerintah desa. Kepala desa bisa berkoordinasi dengan kecamatan untuk melaporkan kebutuhan air bersih di wilayahnya,” ujar Bupati Yani saat berada di Desa Tenggor.

Sementara untuk memperkuat respons di lapangan, BPBD Gresik telah menyiapkan lima armada tangki air. Masing-masing armada memiliki kapasitas 5.000 liter dan dapat digunakan untuk mendukung distribusi ke wilayah yang membutuhkan.

“BPBD sudah memetakan 62 desa dari 11 kecamatan yang berpotensi kekurangan air bersih. Untuk mendukung penanganan, kami sudah menyiapkan lima armada tangki dengan kapasitas masing-masing 5.000 liter,” ujar Kepala BPBD Gresik, Sukardi.

Dari sisi dukungan distribusi, BPBD sebelumnya memiliki alokasi untuk sekitar 250 tangki air. Melalui perubahan anggaran, dukungan tersebut ditambah sekitar 200 tangki, sehingga total kesiapan dukungan distribusi mencapai sekitar 450 tangki untuk membackup kebutuhan air bersih masyarakat di wilayah terdampak kekeringan.

Bupati Yani menegaskan, Pemkab Gresik juga telah menyiapkan dukungan anggaran untuk penanganan kebutuhan air bersih. Melalui perubahan anggaran, tersedia tambahan anggaran Rp100 juta untuk mendukung penanganan kebutuhan air bersih.

Menurut Gus Yani, sapaan akrab bupati Gresik, penanganan kekurangan air bersih membutuhkan kerja bersama. Karena itu, Pemkab Gresik akan memperkuat kolaborasi dengan sejumlah pihak, termasuk Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Palang Merah Indonesia (PMI) Gresik.

“Insya Allah tahun ini kita lebih siap, termasuk secara anggaran. Armada juga nanti bisa kita kolaborasikan. BPBD punya lima truk tangki, PMI Gresik juga punya anggaran dan infrastruktur truk operasional. Insya Allah dalam waktu dekat kita akan berkolaborasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menghadapi kemarau panjang ini,” ujar Bupati Yani.

Selain respons jangka pendek melalui distribusi air bersih, Pemkab Gresik juga menyiapkan langkah mitigasi jangka panjang. Salah satunya, melalui normalisasi waduk dan saluran air untuk meningkatkan kapasitas tampungan air saat musim penghujan tiba.

Sebanyak 12 alat telah diturunkan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Gresik untuk mengerjakan sejumlah titik, termasuk normalisasi anak Sungai Kali Lamong dan beberapa waduk di wilayah Gresik. (sto)

Tags: 62 Desa TerancamBupati YaniKekurangan air bersihMekeringanPenyaluran 20 Ribu Liter Air

Related Posts

Angkat Kembali Cerita di Balik Kuliner dan Budaya, Bupati Yani Buka Festival ‘Menjadi Gresik’

Angkat Kembali Cerita di Balik Kuliner dan Budaya, Bupati Yani Buka Festival ‘Menjadi Gresik’

by Radar Jatim
16 Agustus 2026
0

GRESIK (RadarJatim.id) -- Gresik memiliki...

Kukuhkan Anggota Paskibraka, Bupati Gresik Sampaikan Pesan Kebangsaan

Kukuhkan Anggota Paskibraka, Bupati Gresik Sampaikan Pesan Kebangsaan

by Radar Jatim
13 Agustus 2026
0

GRESIK (RadarJatim.id) -- Bupati Gresik,...

Pimpin Gerakan Jumat ASRI di Area Pasar Krempyeng, Bupati Gresik Ingatkan Dampak Perubahan Iklim

Pimpin Gerakan Jumat ASRI di Area Pasar Krempyeng, Bupati Gresik Ingatkan Dampak Perubahan Iklim

by Radar Jatim
7 Agustus 2026
0

GRESIK (RadarJatim.id) -- Pemerintah Kabupaten...

Load More
Next Post
BAIC Perkuat Pasar  Mobil Listrik di Jawa Timur, Lewat GIIAS Surabaya 2026

BAIC Perkuat Pasar Mobil Listrik di Jawa Timur, Lewat GIIAS Surabaya 2026

Radar Jatim Video Update

Berita Populer

  • Tangis Haru Mewarnai Suasana Penjemputan Siswa SMA Negeri 1 Wonoayu

    Tangis Haru Mewarnai Suasana Penjemputan Siswa SMA Negeri 1 Wonoayu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Soft Launching KM Dharma Kencana V, Fasilitas Mewah Berkapasitas 1.400 Penumpang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Warga Padati Alun-alun Tugu Malang, Dukung MBG Menuju 82 Juta Penerima Manfaat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Warga Doakan Keluarga Besar SMK Antartika 2 Sidoarjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Analisis Semantik Puisi ‘Aku Ingin’ Karya Sapardi Djoko Damono

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Radar Jatim adalah media online Jatim yang memberikan informasi peristiwa dan berita Jawa Timur dan Surabaya terkini dan terbaru.

Kategori

  • Artikel dan Opini
  • Ekonomi Bisnis
  • Ekosistem Lingkungan
  • Esai/Kolom
  • Feature
  • Finance
  • HAM
  • Hukum dan Kriminal
  • Infrastruktur
  • Kamtibmas
  • Kemenkumham
  • Kesehatan
  • Ketenagakerjaan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Lain-lain
  • Layanan Publik
  • Lifestyle
  • Literasi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Ormas
  • Otomotif
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pertanian
  • Peternakan
  • pinggiran
  • Politik
  • Religi
  • Sastra/Budaya
  • Sosial
  • Tekno
  • TNI
  • TNI-Polri
  • Transportasi
  • video
  • Wisata

Kami Juga Hadir Disini

© 2020 radarjatim.id
Susunan Redaksi ∣ Pedoman Media Siber ∣ Karir

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Tekno
  • Ekonomi Bisnis
  • Artikel dan Opini

© 2020radarjatim.id

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In