SIDOARJO (RadarJatim.id) – Meskipun belum genap satu bulan dilantik sebagai Kepala Desa Trompoasri, Kecamatan Jabon. Mustajib, Kepala Desa (Kades) Trompoasri sudah melakukan beberapa terobosan-terobosan dalam pemerintahannya yang belum seumur jagung itu.
Salah satu terobosan yang dilakukan oleh Kades Mustajib, yaitu melakukan perbaikan atau rehab Kantor dan Balai Desa Trompoasri, mulai dari perbaikan kamar mandi, toilet, taman, pagar, ruang rapat hingga ruang pelayanan bagi masyarakat.
Kades Mustajib mengatakan bahwa perbaikan Kantor Desa Trompoasri dilakukan untuk memberikan kenyamanan bagi perangkat desa dalam melakukan aktifitasnya sehari-hari, Kamis (23/7/2026).
“Tentu, tujuannya adalah untuk memberikan kenyamanan dan pelayanan terbaik bagi warga yang sedang mengurus administrasi atau surat-surat lainnya di Kantor Desa Trompoasri,” katanya.
Tidak hanya pembangunan Kantor Desa dan pelayanan secara administrasi yang dilakukan perbaikan oleh Kades Mustajib, akan tetapi dirinya juga berencana akan membangun sentra kuliner untuk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di sisi selatan Desa Trompoasri.
Hal itu dilakukan sebagai upaya dari Pemerintah Desa (Pemdes) Trompoasri dalam rangka untuk meningkatkan perekonomian warga yang memiliki usaha di bidang kuliner atau UMKM lainnya.
“Selain untuk sentra UMKM, rencananya akan kita bangun Taman Keluarga dan tempat jogging atau olahraga bagi masyarakat. Tentu harapannya, selain meningkatkan perekonomian warga melalui UMKM. Kita juga ingin warga Desa Trompoasri sehat secara jasmani melalu olahraga, serta sehat secara mental karena ada Taman Keluarga untuk menghilangkan kepenatan setelah menjalankan aktifitasnya sehari-hari,” terangnya.
Pembangunan sentra UMKM dan Taman Keluarga di area sepanjang kurang lebih 1 kilometer itu juga dimaksudkan untuk mengurangi atau menekan pembuangan sampah secara liar.
Selama ini, area yang berdekatan langsung dengan wilayah Kabupaten Pasuruan itu menjadi tempat pembuangan sampah liar oleh orang-orang tak bertanggungjawab. Sehingga terjadi penumpukan sampah yang dapat menyebabkan terjadinya polusi udara, air maupun tanah.
“Selama ini menjadi tempat pembuangan sampah liar yang dapat menimbulkan dampak kurang baik bagi kesehatan ataupun pertanian warga. Makanya tempat itu ingin kita sulap menjadi tempat yang mampu memberikan manfaat bagi warga Desa Trompoasri,” jelasnya.
Kades Mustajib tidak mau merinci besarnya anggaran yang dikeluarkan untuk melakukan perbaikan Kantor Desa Trompoasri maupun pembangunan sentra UMKM dan Taman Keluarga di bekas tempat pembuangan sampah liar.
“Intinya, masih menggunakan uang pribadi dan keluarga, mas!,” pungkasnya.
Sebagaimana diketahui bahwa Mustajib dilantik sebagai Kades Trompoasri bersama 79 Kades lainnya se-Kabupaten Sidoarjo oleh Bupati Sidoarjo, H. Subandi, SH, M.Kn di Pendopo Delta Wibawa pada tanggal 29 Juni 2026 lalu. (mams)






