SIDOARJO (RadarJatim.id) — Upaya mengedukasi siswanya mengenai proses berdemokrasi sejak dini, SMA Antartika telah berhasil menggelar agenda tahunan, yakni Pemilihan Ketua OSIS (Pilkasis), pada (16/9) 2026) pagi di Gedung Sport Center SMA Antartika, Siwalanpanji Buduran Sidoarjo.
Terdapat tiga calon pasangan Ketua OSIS yang baru, pertama adalah Aqilah Nadhifa Fita dan M. Anugrah Hamzah, kedua Ahmad Thoriq Putra dan Shakira Maleeka Perdana, dan yang ketiga Danu Tri Raditya dan Angelina Rahmadani.
Hasil proses perhitungan suara dimenangkan oleh pasangan nomer 3 dengan jumlah suara 159 suara, disusul pasangan nomer 2 dengan 49 suara dan nomer urut 1 memperoleh 36 suara.
Pembina Pilkasis SMA Antartika Sidoarjo, Drs. Jati Sutanto, menjelaskan bahwa pelaksanaan Pilkasis tahun 2026 ini dirancang sedemikian rupa, agar menyerupai proses pemilihan umum resmi, seperti Pemilu Presiden maupun Pemilukada, dengan mengacu pada standar Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Menurutnya, prosesnya melalui beberapa tahapan. Dimulai dari penjaringan kandidat yang dilakukan saat kegiatan Pra-Latihan Dasar Kepemimpinan (LDKS) hingga LDKS yang sebelumnya diselenggarakan di Batu, Malang. “Dari tahapan tersebut, panitia menetapkan tiga pasangan calon (paslon) yang semuanya berasal dari kelas XI,” tutur Jati Sutanto.

Jadi, pemilihan pasangan calon dari kelas XI didasari pertimbangan kesiapan mental dan pengalaman siswa. Sementara itu, siswa kelas X masih dalam tahap orientasi lingkungan sekolah, dan siswa kelas XII tengah berfokus pada persiapan ujian akhir.
Ia terangkan, guna memastikan kelancaran pemungutan suara, pembentukan panitia penyelenggara yang bertugas layaknya KPPS juga telah dilakukan. Panitia yang dinamai ‘Panitia 7’ tersebut bertugas menyusun Daftar Pemilih Tetap (DPT), serta menyiapkan surat undangan dan surat suara yang memuat nomor urut, foto, dan nama para pasangan calon.
Mengingat jumlah siswa yang cukup besar, sistem perwakilan diterapkan dalam penentuan DPT. Setiap kelas dari jenjang kelas X, XI, hingga XII diwakili oleh 7 orang siswa, sehingga total pemilih terdaftar mencapai 278 orang. “Sebelum pemungutan suara berlangsung, para kandidat juga telah diberikan masa kampanye untuk memaparkan visi, misi, dan program kerja mereka ke setiap kelas,” terangnya.

Menariknya, Pilkasis SMA Antartika tahun ini tidak hanya menjadi ajang pembelajaran politik dan tata kelola organisasi, tetapi juga wadah berkreasi seni bagi para siswa. Pada pelaksanaan panitia telah mengangkat tema Nusantara dengan menonjolkan kebudayaan Bali.
Sehingga para siswa tampil mengenakan pakaian Adat Bali serta menyajikan pertunjukan seni, seperti tari Kecak dan tarian tradisional Bali lainnya.
“Selain belajar berdemokrasi sejak dini, anak-anak juga diajak untuk mengapresiasi dan melestarikan budaya Nusantara. Melalui kemasan seni budaya ini, proses Pilkasis dapat berlangsung secara edukatif, kreatif, dan menyenangkan,” tutup Jati Sutanto.(mad)








