SIDOARJO (RadarJatim.id) – Siswa SMK Negeri 1 Jabon berhasil mengukir prestasi yang membanggakan. Walaupun lokasi sekolah di pinggiran wilayah Kabupaten Sidoarjo, namun bisa mengharumkan nama baik sekolah, Kabupaten Sidoarjo, bahkan Provinsi Jawa Timur dalam kancah LKS (Lomba Kompetensi Siswa) tingkat nasional 2026.
Tim Javostic SMK Negeri 1 Jabon, Varillo Agasyavano Friansyah dan Muhammad Zidan Vernico Pratama, keduanya siswa kelas 12 jurusan Teknik Elektronika Industri, berhasil menyabet Juara 1 Nasional ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Nasional Bidang Teknologi dan Robotika, untuk bidang ajang ‘Autonomous Mobile Robotics’ (Robot Bergerak Otonom).
Robot yang mereka rancang adalah khusus sebagai simulasi alat angkut industri (mirip fungsi forklift). Cara kerjanya adalah mengambil objek dari meja, lalu memindahkan dan menata objek tersebut ke dalam rak penyimpanan sesuai dengan kode warna (merah, hijau, biru) serta bentuk (segitiga dan kotak) yang telah ditentukan.
Ditemui di sekolahnya pada (6/8/2026) pagi, menurut Varillo proses pembuatan dan penyempurnaan robot ini memakan waktu yang cukup panjang, bahkan hingga kurun waktu satu hingga dua tahun. Varillo mengungkapkan bahwa tantangan terbesar selama kompetisi adalah variasi soal dari tim juri yang tidak dapat ditebak dan diacak, serta persaingan ketat dari peserta daerah lain.
“Lawan terberat kemarin dari Nusa Tenggara Barat (NTB) yang unggul di kecepatan. Namun, kami berhasil unggul di akurasi dan kapasitas penyimpanan (storage),” ungkap Varillo yang didampingi gurunya Abdul Aziz Yusuf dan Kepala SMK Negeri 1 Jabon Nur Faridah Ilmianah, S.Kom M.T.
Sebelum melangkah ke tingkat nasional, tim ini telah melewati babak kualifikasi berjenjang, dimulai dari Juara 2 di tingkat Kabupaten hingga Juara 1 di tingkat Provinsi.
Atas raihan ini, Varrilo mengaku merasa haru dan lega karena kerja keras, konsistensi belajar, serta doa yang dipersiapkan selama ini akhirnya membuahkan hasil manis. “Tak berhenti di sini, kami bersiap untuk mengikuti seleksi Pelatnas (Pelatihan Nasional) guna mewakili Indonesia dalam ajang internasional ASEAN Skills pada tahun depan,” jelas Varillo senang.
Kepala SMK Negeri 1 Jabon Nur Faridah mengaku sangat bersyukur dan apresiasi mendalam atas perjuangan keras para siswa hingga mampu berdiri di podium tertinggi. Prestasi ini dinilai sebagai buah dari perjuangan panjang, dan pembuktian bahwa sekolah yang berada di wilayah pedesaan mampu memberikan yang terbaik dan bersaing secara kompetitif.

“Alhamdulillah dengan capaian LKS Nasional untuk SMK Negeri Jabon, Juara 1 untuk Robotik. Kita syukuri karena memang ini adalah sebuah perjuangan yang harus dilakukan untuk membuktikan bahwa meskipun kami di desa, kami mampu memberikan yang terbaik untuk Jawa Timur,” tuturnya.
“Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi dan motivasi bagi para siswa lainnya. Untuk mencapai predikat juara, diperlukan nilai-nilai dasar seperti kedisiplinan, komitmen, kedisiplinan, perjuangan, serta kejujuran yang diterapkan secara bersungguh-sungguh,” harapnya.
Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan potensi siswa tidak hanya pada bidang robotik saja, tetapi juga pada bidang kompetensi lainnya. Hal ini dilakukan demi menunjukkan kepada masyarakat luas bahwa fasilitas atau lokasi di desa bukan menjadi hambatan untuk memiliki kualitas pendidikan unggul.
“Kita tunjukkan kepada masyarakat. Walaupun kita di desa, terus berupaya SMK Desa Rasa Kota,” pungkas Bu Nur Faridah sembari senyum bangga pada siswanya.(mad)







