SIDOARJO (RadarJatim.id) — Bertepatan dengan jelang kelulusan siswanya. SMA Negeri 2 Sidoarjo terus memperkokoh posisinya sebagai sekolah unggulan di Jawa Timur.
Di bawah kepemimpinan Dr. Ristiwi Peni, M.Pd yang berfokus pada proses dan kerja keras, sehingga sekolah ini berhasil memborong berbagai penghargaan bergengsi, baik di bidang akademik maupun tata kelola administrasi keuangan.
Diantaranya dianugerahi Lencana Perunggu Jerbasuki Mawa Bea diberikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indarparawansa, dan juga mendapatkan Apresiasi dari KPK atas pengelolaan keuangan terbaik. Berpredikat sekolah zona integritas.
Menurut Bu Peni_sapaan sehari-harinya, bahwa keberhasilan SMANDA tidak datang secara instan. Pihak sekolah menekankan bahwa prestasi ini adalah buah dari kerja sama seluruh warga sekolah, dan program pembinaan yang terstruktur sejak siswa menginjakkan kaki di kelas 10.
Beberapa program unggulan yang dijalankan meliputi, AKM dan ANBK, yaitu pendalaman materi untuk kesiapan asesmen nasional.
Lanjutnya, yang pertama adalah studi lanjut, sebuah pendampingan khusus bagi siswa untuk merencanakan pendidikan tinggi. Kedua program OPAMA, yaitu keterlibatan aktif Orang Tua dan Masyarakat Peduli Anak untuk mendukung ekosistem belajar yang kondusif.
”Dengan pendampingan ini, saat kelas 12 siswa sudah memahami potensi diri mereka, sehingga sangat tepat dalam memilih perguruan tinggi, termasuk banyak yang lolos melalui jalur tanpa tes, mencapai 120 siswa,” jelas Bu Peni pada (8/5/2026) pagi.
Sehingga kerja keras tersebut membuahkan hasil yang impresif pada periode semester 2025/2026. SMA Negeri 2 Sidoarjo mencatatkan sejarah dengan jumlah siswa lolos jalur Eligible terbanyak di Kabupaten Sidoarjo. Juga terbanyak se-Jawa Timur untuk kategori yang sama dan peringkat ke-6 nasional dalam perolehan prestasi siswa.
”Atas capaian luar biasa ini, SMA Negeri 2 Sidoarjo dianugerahi Lencana Perunggu Jerbasuki Mawa Beya yang diberikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur,” tutur Bu Peni yang juga pernah memimpin SMA Negeri 1 Sidoarjo.
Jadi, tak hanya unggul di bidang prestasi siswa, SMANDA juga menunjukkan tata kelola keuangan yang sangat baik.
Setelah melalui proses monitoring dan evaluasi (Monev) serta audit ketat dari BPK, Inspektorat, dan Bappeda, sekolah ini dinyatakan tertib administrasi dalam penggunaan dana BOSP, BPOPP, hingga dana Komite.
Kejutan membanggakan juga datang dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Berdasarkan penilaian penggunaan anggaran tahun fiskal (Januari-Desember), SMA Negeri 2 Sidoarjo terpilih sebagai Sekolah Zona Integritas dalam hal disiplin dan validitas anggaran.
”Kami memastikan setiap rupiah penggunaan anggaran sesuai dengan Juknis dan pedoman teknis yang berlaku. Penghargaan dari KPK ini adalah bukti komitmen kami terhadap transparansi,” tegasnya.
”Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh civitas akademika SMA Negeri 2 Sidoarjo untuk terus mempertahankan standar kualitas pendidikan dan integritas di masa depan,” harap Bu Peni.(mad)






