TOKYO-Jepang (RadarJatim.id) — Prestasi membanggakan kembali diraih oleh akademisi Indonesia. Dr. Elok Putri Nimasari, M.Pd, dosen dan peneliti dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Ponorogo (Umpo), berpartisipasi dalam The Asian Conference on Education and International Development (ACEID) 2026 yang diselenggarakan oleh IAFOR (The International Academic Forum) di Tokyo, Jepang, secara hybrid (luring dan daring).
Konferensi ini merupakan forum akademik internasional bergengsi yang dihadiri oleh perwakilan akademisi dari berbagai belahan dunia, termasuk Amerika (US), Eropa, Asia, Afrika, dan Australia, sehingga menjadi ruang kolaborasi global dalam membahas isu strategis pendidikan dan pembangunan internasional.
Dalam konferensi tersebut, Dr. Elok tidak hanya hadir sebagai presenter, tetapi juga dipercaya sebagai senior reviewer serta session chair, yang menunjukkan pengakuan internasional atas kapasitas akademik dan kontribusinya dalam bidang pendidikan dan teknologi.
“Saya telah mempresentasikan penelitian berjudul ‘Text Mining for Advice Giving in Higher Education’, yang mengangkat inovasi pemanfaatan teknologi text mining, dan kecerdasan buatan dalam menganalisis pola komunikasi bimbingan akademik di perguruan tinggi,” jelas Dr. Elok yang menghubungi langsung dari Tokyo Jepang pada (2/4/2026) siang.
Penelitian tersebut merupakan bagian dari pengembangan model advice-giving empatik berbasis text mining, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas interaksi antara dosen dan mahasiswa, khususnya dalam proses bimbingan skripsi. “Model ini mampu mengidentifikasi pola komunikasi seperti otoritatif, kolaboratif, hingga empatik, serta memberikan rekomendasi komunikasi yang lebih inklusif dan suportif,” urainya.
Lebih lanjut, penelitian ini juga berkontribusi dalam mendukung implementasi pendidikan tinggi inklusif, sebagaimana diamanatkan dalam SDGs poin 4, dengan menekankan pentingnya kesejahteraan (well-being) mahasiswa dalam proses akademik.
Dalam perannya sebagai session chair, Dr. Elok turut memimpin jalannya sesi presentasi ilmiah dan memastikan diskusi akademik berlangsung secara konstruktif dan berkualitas. Selain itu, kontribusinya sebagai senior reviewer juga memperkuat kualitas ilmiah konferensi melalui proses penilaian karya-karya akademik dari berbagai negara.

“Partisipasi ini tidak hanya memperkuat jejaring internasional, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam diseminasi hasil riset Indonesia ke tingkat global. Keterlibatan aktif sebagai presenter, reviewer, dan session chair sekaligus menunjukkan bahwa kontribusi akademisi Indonesia semakin diakui dalam komunitas ilmiah internasional,” terang Dr. Elok lebih lengkap.
“Ke depan, hasil penelitian ini diharapkan dapat diimplementasikan secara luas di berbagai perguruan tinggi, baik di Indonesia maupun secara global, sebagai solusi inovatif untuk menciptakan praktik supervisi akademik yang lebih etis, efektif, dan berorientasi pada kesejahteraan mahasiswa,” harap Elok Putri Nimasari.(mad)







