SIDOARJO (RadarJatim.id) — SMP Sepuluh Nopember Sidoarjo memastikan diri untuk ikut ambil bagian dalam ajang bergengsi Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB) Sidoarjo yang dimulai pada pertengahan Juni 2026 ini. Tidak tanggung-tanggung, sekolah yang dikenal aktif dalam pengembangan bakat dan minat siswa ini mengirimkan 53 atlet terbaiknya untuk berlaga di delapan Cabang Olahraga (Cabor) unggulan.
Dari total puluhan delegasi tersebut, rincian atlet yang dikirim terdiri dari 24 siswa Cabor Floorball, 8 siswa Kabaddi, 5 siswa Woodball, 5 siswa Biliar, 4 siswa Taekwondo, 4 siswa Sepak Takraw, 2 siswa Panjat Tebing, dan 1 siswa Gulat.
Demi meraih hasil yang maksimal, persiapan matang telah dilakukan oleh pihak sekolah sejak jauh-jauh hari. Fokus persiapan tidak hanya bertumpu pada pemantapan teknik di lapangan, melainkan juga pada penguatan kondisi fisik dan mental para atlet sebelum mereka resmi berlaga di arena pertandingan.
Guru PJOK sekaligus pelatih fisik dan mental kontingen, Muchammad Asrul Sani, S.Pd., mengungkapkan bahwa saat ini seluruh atlet dalam kondisi prima dan siap tempur. Pihaknya optimistis bahwa kerja keras para siswa selama masa latihan akan membuahkan hasil yang manis.
“Kami tidak hanya mengasah kemampuan teknis mereka di lapangan, tetapi juga memberikan porsi latihan khusus untuk memperkuat fisik dan mental juara. Kami berharap kerja keras anak-anak selama latihan dapat membuahkan hasil maksimal dan mengukir prestasi gemilang di ajang PORKAB Sidoarjo ini,” jelas Asrul saat ditemui di sela-sela persiapan, pada (3/6/2026) siang.
Dukungan penuh terhadap perjuangan para atlet ini juga mengalir langsung dari pihak manajemen sekolah. Kepala SMP Sepuluh Nopember Sidoarjo, Saiful Tulus Jatmika, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa sekolah telah menyiapkan penghargaan khusus sebagai bentuk apresiasi nyata bagi siswa yang berhasil menorehkan prestasi.

“Sebagai bentuk apresiasi dan pemacu semangat, sekolah berkomitmen penuh untuk memberikan penghargaan berupa beasiswa pendidikan bagi para atlet yang berhasil membawa pulang medali,” tegas Saiful.
Langkah strategis ini diambil oleh pihak sekolah sebagai wujud nyata dalam mendukung pengembangan potensi non-akademik siswa.
“Melalui pemberian beasiswa tersebut, para atlet diharapkan dapat termotivasi untuk berjuang sekuat tenaga demi mengharumkan nama sekolah di tingkat kabupaten, dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas selama pertandingan berlangsung,” harap Pak Tulus_sapaan akrabnya. (mad)







