SIDOARJO (RadarJatim.id) — Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SD Negeri Kupang 3 Jabon, Sri Wahyuni, S.Pd, M.Pd meluruskan informasi terkait pemberitaan di sejumlah media massa dan media sosial yang menyebut sekolahnya kurang diminati. Ia menegaskan, bahwa narasi tersebut tidak tepat dan cenderung berlebihan, cenderung dibesar-besarkan.
Menurutnya, minimnya jumlah murid di SD Negeri Kupang 3 Jabon itu bukan disebabkan oleh kurangnya minat masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di sana, melainkan memang karena kondisi populasi penduduk di wilayah sekitar sangat terbatas.
”Apa yang diberitakan media itu terlalu dibesar-besarkan. Bukannya tidak diminati, tetapi karena memang populasi penduduknya yang sangat sedikit,” tegas Sri Wahyuni, pada Senin (20/7/2026) siang.
Bu Sri_sapaan akrabnya menjelaskan bahwa pada tahun ajaran ini, SDN Kupang 3 berhasil menjaring 16 siswa baru. Jumlah tersebut mencakup seluruh lulusan Taman Kanak-Kanak B (TK B) yang ada di wilayah Dusun Tanjungsari dan Dusun Tegalsari.
Mengingat kondisi geografis sekolah yang cukup sulit dijangkau, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Pendikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sidoarjo juga memberikan perhatian khusus kepada para siswa melalui program bantuan,
Uang Transportasi sebesar Rp100.000 per bulan untuk setiap siswa. Juga ada bantuan berupa kelengkapan alat tulis sekolah secara berkala.
”Dengan adanya fasilitas dan perhatian dari pemerintah daerah, pihak sekolah berharap masyarakat dapat memahami kondisi riil di lapangan dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang kurang berimbang,” harap Bu Sri Wahyuni. (mad)







