SIDOARJO (RadarJatim.id) — Madrasah Ibtidaiyah (MI) Muslimat NU Pucang Sidoarjo kembali mengukuhkan posisinya sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam unggulan. Prestasi membanggakan tersebut ditgaskan oleh Kepala MINU Pucang Sidoarjo dalam acara pelepasan siswa kelas 6 tahun ajaran 2025/2026 pagi di Hall Aston Hotel Sidoarjo.
Proses pelepasan yang mengambil tema ‘Fare Well Ceremony-Academic Year 2025-2026’ tersebut, Kepala MI Muslimat NU Pucang Sidoarjo Dr. M. Hamim Thonari, S.Pd MM telah mengumumkan keberhasilan 214 siswa kelas 6 yang tidak hanya lulus, melainkan juga menorehkan capaian luar biasa di bidang keagamaan, akademik nasional, hingga kancah internasional.
Dalam sambutannya, Hamim Thohari menekankan pentingnya penguasaan ilmu yang kekinian, dan aplikatif bagi generasi masa depan agar mampu bertahan di era kompetisi yang ketat. Ia mencontohkan bagaimana perpaduan ilmu sains, matematika, dan kemampuan coding menjadi kunci penting, berkaca pada tantangan tingginya angka pengangguran nasional saat ini yang juga didominasi oleh lulusan perguruan tinggi akibat ketidaksesuaian keahlian (link and match).
“Oleh karena itu, semua siswa MI NU Pucang Sidoarjo kami dorong untuk menjadi pribadi yang berada ‘di atas standar’ dengan membekali diri lewat kemampuan teknologi (coding), bahasa asing, serta penguatan karakter religious,” tegasnya.
Disamping itu, melalui program Tartil dan Tahfidz Al-Qur’an, sebanyak 140 siswanya berhasil masuk ke dalam kelompok program Hifdzil Qur’an dengan rincian capaian juz yang sangat membanggakan: Hafal 1 Juz 96 anak. Hafal 2 Juz 30 anak. Hafal 3 Juz 8 anak. Hafal 5 Juz 2 anak. Hafal 6, 9, dan 10 Juz Masing-masing 1 anak dan Hafal 30 Juz (Khatam) 1 anak.
Pada Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat kabupaten, nilai literasi dan numerasi siswa MI NU Pucang Sidoarjo tercatat berada jauh di atas rata-rata madrasah lainnya. Bahasa Indonesia sebanyak 7 siswa meraih nilai 96,67, dan 3 siswa sukses mendapatkan nilai mutlak 100. Matematika (Numerasi) 5 siswa meraih nilai 90, dan 2 siswa meraih nilai 96,67.
Prestasi paling membanggakan datang dari hasil ujian internasional Cambridge Checkpoint yang diikuti oleh siswa. Nilai mereka disandingkan langsung dengan standar sekolah-sekolah Cambridge di seluruh dunia.

MI Muslimat NU Pucang Sidoarjo berhasil mencatatkan predikat Outstanding (setara dengan nilai sempurna/100) kepada belasan siswanya, meliputi Bahasa Inggris 6 siswa meraih predikat Outstanding. Sains (Science) 7 siswa meraih predikat Outstanding. Matematika 12 siswa meraih predikat Outstanding.
Capaian internasional ini membuktikan bahwa kualitas pendidikan madrasah di Sidoarjo mampu bersaing ketat dan bahkan mengungguli sekolah-sekolah umum internasional lainnya di wilayah Surabaya dan sekitarnya. “Kami berharap para lulusan dapat terus mempertahankan performa luar biasa ini di jenjang pendidikan berikutnya,” harap Hamim Thohari.
Sementara itu, Ketua PC Muslimat NU Sidoarjo Dra. Ainun Jariyah yang sekaligus Owner Yayasan Pendidikan Sidoarjo mengucapkan selamat kepada siswa semuanya yang lulus 100 persen. “Anak-anak, pada saat ini dilepas oleh para ustaz-ustazah MI NU Pucang, tentunya nanti akan memasuki jenjang yang lebih tinggi dan lebih kompleks.
Oleh karena itu kami berpesan, seberapa pun tugas nanti di sekolah anak-anak, tetap jangan lupa memondokkan hati di masjid, untuk tetap menomor satukan salat, dan ibadah yang lainnya. “Jaga salatmu! Jaga HP-mu! Boleh membawa HP, tapi tidak untuk main-main, tapi untuk belajar,” pesan Ainun Jariyah.(mad)







