KEDIRI (RadarJatim.id) – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Kediri mulai memanasi mesin politik menuju Pemilu legislatif 2029. Melalui Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Convention Hall Simpang Lima Gumul (SLG), Minggu (28/6/2026), partai berlambang matahari itu menargetkan peningkatan perolehan kursi DPRD Kabupaten Kediri dari lima menjadi tujuh kursi.
Ketua DPD PAN Kabupaten Kediri, M. Yusuf Aziz, mengatakan, Rakerda menjadi forum konsolidasi setelah seluruh kepengurusan tingkat kecamatan hingga desa rampung dibentuk. Menurut Yusuf, PAN telah menyelesaikan penataan kepengurusan di 26 kecamatan dan 344 desa di Kabupaten Kediri. Tahap berikutnya adalah memperkuat jaringan kader dan relawan hingga tingkat RT dan tempat pemungutan suara (TPS).
“Fokus kami saat ini memperkuat struktur di tingkat desa karena desa menjadi ujung tombak perjuangan partai. Setelah itu, jaringan akan diperluas sampai RT dan TPS,” katanya.
Ia menjelaskan, penguatan organisasi akan dibarengi dengan pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat yang disesuaikan dengan karakteristik Kabupaten Kediri yang didominasi sektor pertanian. Melalui program tersebut, PAN ingin mendorong kader hadir di tengah masyarakat dengan kegiatan yang memberikan manfaat secara langsung, seperti ketahanan pangan keluarga dan pemberdayaan desa.
Ketua DPW PAN Jawa Timur, Risky Sadiq, mengatakan, target tujuh kursi yang dipasang DPD PAN Kabupaten Kediri masih dalam batas realistis. Menurut dia, strategi kemenangan akan bertumpu pada pembentukan relawan di seluruh TPS.
“Target yang saya dengar dalam Rakerda tadi adalah tujuh kursi. Saya kira itu realistis, minimal setiap daerah pemilihan memperoleh satu kursi, bahkan ada dapil yang berpotensi mendapatkan dua kursi,” ujarnya.
Risky mengatakan, ia datang ke Kabupaten Kediri untuk memastikan pembentukan relawan berjalan hingga tingkat desa. Setelah itu, konsolidasi akan diteruskan ke tingkat RT dan TPS.
Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal DPP PAN, Andra Bani Sagalane, mengatakan, peningkatan perolehan kursi legislatif merupakan instruksi DPP kepada seluruh jajaran PAN di Indonesia. Ia menyebut, setiap daerah didorong meningkatkan jumlah kursi sekitar 30 persen dibandingkan hasil Pemilu 2024. Karena itu, target tujuh kursi bagi PAN Kabupaten Kediri dinilai sejalan dengan kebijakan partai.
Selain konsolidasi organisasi, PAN juga mulai menyasar pemilih pemula melalui program Sekolah Politik. Program tersebut bertujuan memberikan pendidikan politik kepada pelajar yang akan menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2029.
“Target kami bukan hanya memperkuat struktur partai, tetapi juga meningkatkan partisipasi politik generasi muda agar mereka memahami pentingnya menggunakan hak pilih,” ungkap Andra.
Ia menambahkan, secara nasional PAN menargetkan masuk tiga besar perolehan kursi DPR RI pada Pemilu 2029. Untuk mencapai target tersebut, konsolidasi organisasi terus dilakukan di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Kediri. (rul)







