SIDOARJO (RadarJatim.id) — Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, S.A.P mengimbau dengan hormat kepada seluruh masyarakat, termasuk para pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di area Gading Fajar dan sekitarnya agar tidak merusak tanaman di taman-taman trotoar.
Justru sebalik ia menghimbau dan mengajak semua masyarakat untuk ikut menjaga fasilitas publik.
Wabup Sidoarjo bahkan turun langsung ke lapangan dan memasang garis polisi (police line) di area taman trotoar yang baru saja ditanami tanaman penghijauan.
Langkah tegas ini diambil untuk melindungi tanaman yang baru saja ditanam agar tidak kembali rusak akibat terinjak-injak.
“Ojo sampe ya diinjek-injek lagi, makanya ini saya kasih police line. Mohon saling menjaga, jangan sampai merusak fasilitas pasum (fasilitas umum) yang ada di sini,” pinta Mimik Idayana dalam imbauannya, pada (3/6/2026) pagi.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak melarang para PKL untuk mengais rezeki dan berjualan di kawasan tersebut. Namun, para pedagang diminta memiliki kesadaran tinggi untuk tidak menggelar dagangan di atas trotoar yang telah diperbaiki dan ditanami tanaman hias, bunga, maupun rumput.
Kawasan trotoar Gading Fajar saat ini memang sedang ditata agar terlihat lebih hijau, asri, bersih, dan indah.
“Oleh karena itu, kerja sama dari masyarakat, khususnya para pelaku PKL sangat diharapkan demi kemajuan Kabupaten Sidoarjo yang lebih baik lagi ke depannya,” harap Mimik Idayana.(mad)






