SURABAYA (RadarJatim.id) — Para mahasiswa Prodi S1 Ilmu Administrasi Bisnis konsentrasi Bisnis Pelabuhan dan Logistik STIAMAK Barunawati menutup waktu kuliah dengan ujian skripsi. Mereka diuji dengan materi seputar administrasi dan operasional bisnis pelabuhan dan bisnis logistik, mulai dari bisnis pelayaran, bongkar muat, pergudangan, ekspedisi, transportasi, ekspor-impor, layanan depo petikemas dan bisnis terkait lainnya.
Ketua STIAMAK Barunawati Surabaya, Dr Gugus Wijonarko, MM dalam sambutan pembukaan memberikan apresiasi kepada mahasiswa yang sudah menyelesaikan draf skripsi sampai maju di ruang ujian. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para dosen pembimbing.
“Ujian skripsi merupakan standar dan integritas akademik, bukan formalitas. Ini akan menguji kedalaman pemahaman dan bukan sekedar lulus,” kata Gugus, Senin (13/7/2026).
Ujian skripsi, lanjut Gugus, menjadi bagian dari integritas ilmiah, kejujuran akademik, bebas dari plagiarisme dan validitas data yang disajikan dalam skripsi.
“Esensi ujian skripsi merupakan pertanggung jawaban ilmiah. Ini akan melihat mahasiswa mempertahankan argumentasi dan metodologi penulisannya,” lanjutnya.
Ia menambahkan, ujian skripsi juga sebagai ruang diskusi. Mahasiswa menerima masukan dan kritik dari dosen penguji sebagai sarana penyempurnaan dan bukan bentuk penghakiman.
“Ujian skripsi merupakan motivasi dan ketenangan, serta ketangguhan mental bagi mahasiswa, percaya diri, menjawab pertanyaan berbasis data dan literasi,” tandas Gugus.
Lebih lanjut dikatan, ujian skripsi memberikan dampak jangka panjang bagi STIAMAK menuju Teaching Industry dengan kemanfaatan riset.
“Hasil riset skripsi ini tidak berhenti di perpustakaan saja, tetapi memiliki daya guna bagi masyarakat, industri dan berpotensi dihilirisasi menjadi produk nyata,” pungkas Gugus.
Diketahui, STIAMAK memiliki catatan positif sebagai perguruan tinggi swasta yang memfokuskan diri pada konsentrasi bisnis pelabuhan dan logistik. Para dosen pengajar selain praktisi administrasi dan bisnis, diperkuat dengan praktisi bisnis pelabuhan, mulai dari direksi Pelindo Group, perusahaan pelayaran, ekspedisi, angkutan darat sampai ekspor-impor.
Para lulusan STIAMAK juga banyak bekerja di sektor pelabuhan dan bisnis logistik. Kuliah di STIAMAK sangat fleksibel. Ada kuliah pagi dan sore. Selain kuliah di kelas, ada juga kuliah praktik di Terminal Petikemas Surabaya, Terminal Teluk Lamong, Terminal Nilam, Kawasan Ekonomi Khusus (JIIPE) Manyar Gresik dan Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS).
“Juga membuka program STIAMAK Business Center (SBC) Bahasa Inggris, Mandarin dan Jepang. Training iStow untuk pelayaran dan Artificial Intellegent (AI). Kampusnya ada di Jalan Perak Barat No. 173 Surabaya,” tambah Humas STIAMAK, Drs, Moh. Fail, MAg. (fai)







