SIDOARJO (RadarJatim.id) — Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kabupaten Sidoarjo resmi menginjak usia yang ke-21, yang telah diperingati pada (9/9/2026) pagi di GOR Serbaguna Sidoarjo.
Dihadiri secara langsung oleh Bunda PAUD Kabupaten Sidoarjo dr. Sriatun , juga Kepala Dinas Dikbud Sidoarjo dan jajarannya serta para anak-anak PAUD Sidoarjo. Termasuk juga Ketua PAUD Jawa Timur.
Ketua PAUD Sidoarjo dr. Sriatun memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan perjalanan panjang Himpaudi dalam meningkatkan kualitas layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di wilayah Sidoarjo.
Apresiasi juga disampaikan kepada seluruh pendidik, pengelola satuan PAUD, hingga pengurus Himpaudi yang dengan penuh kesabaran dan ketulusan mendampingi tumbuh kembang anak-anak.
“Himpaudi diharapkan dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah untuk mewujudkan pendidikan anak usia dini yang berkualitas, inklusif, dan menyenangkan melalui sinergi antara pemerintah, satuan pendidikan, keluarga, masyarakat, dan dunia usaha,” harap dr. Sriatun.
Selain memberikan apresiasi kepada tenaga pendidik, terdapat penekanan penting yang ditujukan kepada para orang tua atau wali murid.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, orang tua diimbau untuk lebih aktif meluangkan waktu mendampingi anak-anak saat bermain di rumah dan tidak menjadikan gawai (gadget) atau ponsel pintar sebagai sarana instan untuk menenangkan anak saat rewel.

“Orang tua diharapkan dapat membatasi durasi penggunaan ponsel serta mendampingi anak saat mengaksesnya. Pengawasan ini dinilai sangat krusial mengingat maraknya konten atau iklan yang belum tentu layak dikonsumsi oleh anak usia dini,” harapnya lagi.
Proses pendidikan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab para guru di sekolah, melainkan membutuhkan kerja sama dan dukungan erat dari lingkungan keluarga.
“Dengan kolaborasi yang kuat antara orang tua, guru, dan lingkungan sekolah, pembentukan karakter anak didik yang cerdas, tangguh, dan berakhlak mulia diharapkan dapat tercapai secara maksimal,” pungkas dr. Sriatun dalam sambutannya.(mad)








