SURABAYA (RadarJatim.id) — Lebih dari satu dekade menekuni bidang kenotariatan, membawa Novie Budi Purnamawati, SH, MKn tidak hanya membangun pengalaman sebagai Notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT), tetapi juga memperoleh kepercayaan dalam organisasi profesi. Alumni Magister Kenotariatan Fakultas Hukum Universitas Airlangga (FH UNAIR) tersebut kini dipercaya menjabat sebagai Sekretaris Ikatan Notaris Indonesia (INI) Pengurus Wilayah Jawa Timur (Pengwil Jatim).
Tanggung jawab di organisasi profesi tersebut berjalan beriringan dengan perjalanan Novie sebagai praktisi. Setelah bertahun-tahun menjalankan profesi di Bangkalan, ia kini melanjutkan praktik sebagai Notaris dan PPAT di Surabaya. Perjalanan dari Bangkalan hingga Surabaya menjadi bagian dari proses profesional yang telah dibangunnya sejak 2010.
Novie mengawali praktik sebagai Notaris di Bangkalan pada 2010. Empat tahun kemudian, ruang profesionalnya bertambah ketika ia juga menjalankan jabatan sebagai PPAT di wilayah yang sama. Ia tercatat menjalankan profesi sebagai Notaris di Bangkalan hingga 2024 dan sebagai PPAT hingga 2025.
Setelah lebih dari satu dekade berpraktik di Bangkalan, Novie memasuki fase baru dalam perjalanan kariernya. Sejak 2024, ia menjalankan jabatan sebagai Notaris di Surabaya dan kemudian melanjutkan praktik sebagai PPAT di kota yang sama sejak 2025.
Dipercaya dalam Organisasi Profesi Notaris
Di tengah aktivitasnya sebagai praktisi, Novie turut aktif dalam organisasi profesi. Kepercayaan sebagai Sekretaris INI Pengwil Jatim menempatkannya dalam kepengurusan organisasi profesi notaris di tingkat provinsi.
Peran tersebut menjadi bagian penting dalam perkembangan karier Novie. Jika sebelumnya aktivitas profesionalnya lebih banyak berhubungan langsung dengan pelayanan kenotariatan dan pertanahan, keterlibatan di INI Pengwil Jawa Timur memperluas ruang aktivitasnya ke lingkungan organisasi profesi.
Posisi sekretaris juga menjadi tanggung jawab yang berjalan bersamaan dengan praktiknya sebagai Notaris dan PPAT di Surabaya. Dengan pengalaman profesional yang telah berlangsung lebih dari satu dekade, Novie membawa pengalaman praktik tersebut ke dalam keterlibatannya di organisasi profesi.
Bangun Pengalaman dari Bangkalan hingga Surabaya
Dalam menjalankan profesinya, Novie telah menangani berbagai kebutuhan hukum masyarakat yang berkaitan dengan bidang kenotariatan dan pertanahan. Pengalamannya meliputi pembuatan akta jual beli dan proses balik nama, perjanjian kredit, Akta Pemberian Hak Tanggungan (APHT), Surat Kuasa Membebankan Hak Tanggungan (SKMHT), pendirian yayasan, akta kuasa, hingga berbagai proses administrasi pertanahan.
Pengalaman profesionalnya juga berkembang melalui kerja sama dengan sektor perbankan. Ketika menjalankan praktik di Bangkalan, Novie pernah menjadi mitra PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) Cabang Bangkalan pada 2020–2025.
Selain itu, ia pernah menjadi mitra PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) Cabang Bangkalan pada 2022–2024 dan BPR Jatim Cabang Bangkalan pada 2023. Pengalaman tersebut mempertemukan profesinya dengan berbagai kebutuhan dokumen hukum dalam transaksi kredit dan jaminan.
Novie juga membangun kolaborasi profesional dengan sejumlah Notaris dan PPAT di berbagai daerah, termasuk Surabaya, Gresik, Sidoarjo, dan Pamekasan. Jaringan tersebut berkembang seiring perjalanan profesionalnya dari Bangkalan menuju Surabaya.
Berangkat dari Pendidikan Hukum UNAIR
Perjalanan Novie di bidang kenotariatan memiliki keterkaitan erat dengan Universitas Airlangga. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Hukum di Fakultas Hukum Universitas Airlangga, kemudian melanjutkan pendidikan Magister Kenotariatan di Universitas Airlangga.
Latar belakang pendidikan tersebut kemudian dikembangkan melalui pengalaman praktik. Sebelum menjalankan profesi secara mandiri, Novie juga melalui proses magang di kantor Notaris dan PPAT sebagai bagian dari perjalanan profesionalnya.
Selepas menempuh pendidikan, bidang kenotariatan menjadi jalur yang secara konsisten dijalaninya. Bangkalan menjadi tempat Novie membangun pengalaman selama lebih dari satu dekade sebelum kemudian memperluas perjalanan profesionalnya ke Surabaya.
Kini, tanggung jawab Novie tidak hanya berada di ruang praktik sebagai Notaris dan PPAT. Kepercayaan sebagai Sekretaris INI Pengurus Wilayah Jawa Timur menjadi bagian lain dari perjalanan tersebut, sekaligus membuka ruang keterlibatan yang lebih luas dalam lingkungan profesi notaris.
Dengan pengalaman yang dibangun sejak 2010, Novie terus menjalankan dua peran tersebut secara beriringan. Di satu sisi, ia tetap berhadapan dengan kebutuhan hukum masyarakat melalui praktik kenotariatan dan pertanahan. Di sisi lain, tanggung jawab di INI Pengwil Jawa Timur membawanya terlibat dalam dinamika organisasi profesi yang menaungi para notaris di Jawa Timur. (rj2)








