SIDOARJO (RadarJatim.id) — Antusiasme masyarakat untuk memberikan kontribusi pada dunia pendidikan di Kabupaten Sidoarjo terbilang sangat tinggi. Hal ini terlihat dari banyaknya pendaftar yang ikut serta dalam seleksi calon anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Sidoarjo, termasuk di antaranya para tokoh yang telah bergelar doktor.
Salah Satu Anggota Panitia Seleksi (Pansel), Dr. Joko Siswanto, M.Pd.I menjelaskan bahwa proses seleksi Dewan Pendidikan Sidoarjo saat ini sudah mulai dilaksanakan. Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat sebanyak 49 calon yang dinyatakan lolos untuk mengikuti tahapan seleksi wawancara.
“Tahapan krusial ini sudah dilaksanakan mulai tanggal 15 hingga 20 Juni 2026,” jelas Dr. Joko Siswanto, pada (22/6/2026) pagi.
Dr. Joko Siswanto juga menambahkan bahwa para pelamar yang mendaftar berasal dari berbagai macam latar belakang lembaga dan profesi. Beberapa di antaranya merupakan mantan Kepala Dinas Pendidikan, kalangan akademisi dan praktisi pendidikan, juga ada utusan dari perguruan tinggi.
“Tidak hanya itu, keterwakilan dari organisasi keagamaan dan kemasyarakatan yang besar juga terlihat sangat kuat. Beberapa pendaftar tercatat datang dari kader atau tokoh Muhammadiyah, Lembaga Pendidikan Ma’arif, hingga tokoh-tokoh Nahdlatul Ulama (NU),” terangnya.
Dalam tahapan seleksi yang telah berjalan, Dr. Joko Siswanto mengungkapkan, bahwa para calon anggota Dewan Pendidikan ini menyampaikan berbagai ide dan gagasan yang luar biasa. Visi dan misi yang mereka bawa dinilai sangat potensial untuk ikut serta memajukan kualitas pendidikan di Kabupaten Sidoarjo ke depannya.
Tingginya antusiasme serta besarnya jumlah pendaftar, termasuk keterlibatan 14 orang bergelar doktor, menurutnya mengindikasikan satu hal penting.
“Hal tersebut menunjukkan bahwa Dewan Pendidikan dinilai memiliki posisi yang sangat strategis dalam memperkuat dan memajukan sistem pendidikan, khususnya untuk periode kepengurusan berikutnya di Kabupaten Sidoarjo,” pungkas Dr. Joko Siswanto.(mad)







