SIDOARJO (RadarJatim.id) — Upaya memperluas wawasan peserta didik dan memperkuat kualitas pembelajaran, MI Unggulan Sabilillah Lamongan melangsungkan kegiatan pertukaran pelajar (student exchange) ke SD Al Muslim, Waru, Sidoarjo, pada Senin (12/10/2026). Kegiatan ini menjadi sarana strategis untuk berbagi pengalaman, mempererat silaturahmi, serta membangun sinergi antar-lembaga pendidikan.
Suasana hangat dan penuh keakraban langsung terasa saat rangkaian acara dibuka dengan unjuk bakat dari para siswa kedua sekolah. Penampilan penuh kreativitas tersebut tidak hanya menjadi wadah bagi para siswa untuk melatih kepercayaan diri, tetapi juga mengenalkan nilai-nilai keberagaman budaya belajar masing-masing sekolah.
Tidak sekadar seremoni, para siswa dan guru dari kedua sekolah juga berkesempatan mengikuti kelas pembelajaran bersama. Melalui interaksi langsung ini, peserta didik diajak belajar berkomunikasi, bekerja sama, serta menumbuhkan rasa saling menghargai.
Di sisi lain, para pendidik memanfaatkan momen ini untuk saling mengamati dan bertukar praktik baik (best practice) dalam mengajar.
Kepala MI Unggulan Sabilillah Lamongan, Ustazah Uswatun Hasanah, M.A., mengungkapkan rasa syukurnya atas terselenggaranya kegiatan ini.
Menurutnya, pengalaman belajar di luar lingkungan sekolah merupakan modal berharga bagi tumbuh kembang siswa dan guru.
“Melalui kunjungan ini, kami berharap anak-anak mendapatkan pengalaman belajar yang lebih luas, bertemu teman-teman baru, serta belajar menghargai perbedaan dan bekerja sama,” jelasnya.
“Bagi guru, kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk berbagi praktik baik, memperoleh inspirasi, dan mengembangkan inovasi pembelajaran yang dapat diterapkan di sekolah masing-masing,” tutur Uswatun.

Pernyataan senada disampaikan oleh perwakilan Yayasan Al Muslim, Ahmad Fahrizal Rahman, S.T., M.Pd. Pihaknya menyambut hangat kedatangan rombongan dari Lamongan dan menilai kolaborasi ini sangat relevan dengan kebutuhan pendidikan modern.
“Pendidikan tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman, interaksi, dan kolaborasi.
“Pertemuan antarsekolah seperti ini memberikan manfaat besar bagi siswa untuk memperluas wawasan dan membangun karakter, sekaligus membuka ruang bagi para guru untuk saling belajar dan meningkatkan kualitas pembelajaran,” tuturnya.
Melalui program student exchange ini, kedua sekolah berharap hubungan baik yang telah terjalin dapat terus berkelanjutan.
“Langkah ini sekaligus mempertegas bahwa keterbukaan untuk saling belajar dan berbagi antar-lembaga pendidikan merupakan kunci utama dalam mencetak generasi penerus yang berkarakter, adaptif, dan berprestasi, ” kata Ahmad Fahrizal.(mad)








