SIDOARJO (RadarJatim.id) — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sidoarjo telah menggelar tiga agenda Focus Group Discussion (FGD) sekaligus, dalam rangka memperkuat ekosistem literasi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Sidoarjo.
Prosesi pembukaan dilakukan langsung oleh Kepala Perpustakaan dan Kearsipan Sidoarjo Hapy Setianingtyas A.Y, SH MH didampingi Kabid Kearsipan Erna Kusumawati, SP MM dihadiri pula anggota dewan Tarkit Erdianto dan Bangun Winarso, pada (24/9/2026) siang.
Hapyt Setianingtyas menjelaskan kalau FGD pertama melibatkan para penggiat Taman Bacaan Masyarakat (TBM) se-Kabupaten Sidoarjo. Forum ini bertujuan untuk memetakan serta memperkuat peran perpustakaan daerah dalam mendukung TBM yang keberadaannya terus meningkat setiap tahunnya.
Pemerintah mengapresiasi tinggi dedikasi para penggiat TBM yang secara mandiri menyediakan ruang, koleksi buku, hingga pendanaan demi masyarakat sekitar.

“Melalui FGD ini, pemerintah berkomitmen memberikan layanan dan pembinaan berkelanjutan agar TBM terus berkembang selaras dengan visi menciptakan SDM unggul menuju Indonesia Emas,” jelasnya.
Pada FGD kedua, Dinas Perpustakaan merangkul para penulis lokal Sidoarjo, baik penulis karya fiksi, nonfiksi, maupun karya berbasis kearifan lokal.
Pertemuan ini menjadi wadah kolaborasi untuk menyusun kerangka kerja bersama. Salah satu target besarnya adalah memicu semangat anak-anak Sidoarjo agar dapat menulis bersama penulis-penulis ternama pada tahun 2027 mendatang.
“Langkah ini diharapkan dapat melatih kreativitas, kemampuan membaca, serta merangkai ide anak-anak sejak dini,” harap Hapy Setianingtyas.
Sementara itu, FGD ketiga berfokus pada Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam (SSKCKR) dengan mengundang sekitar 35 penerbit aktif di Kabupaten Sidoarjo.
Dalam diskusi yang dimoderatori oleh Erna Kusumawati tersebut, dibahas rencana pendorongan regulasi berupa Peraturan Bupati (Perbup), atau kebijakan daerah yang mewajibkan penerbit lokal menyerahkan karya cetak dan rekamnya ke Dinas Perpustakaan Kabupaten Sidoarjo.

Kedua anggota DPRD juga memberikan saran dan masukan, bahwa Dinas Perpustakaan Sidoarjo untuk menyusun rencana Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Dinas Perpustakaan Provinsi Jawa Timur.
Kerja sama ini bertujuan agar seluruh hasil karya penerbit lokal dapat terdata, terhimpun, serta disebarluaskan dengan aman dan bermanfaat bagi tumbuh kembang serta kecerdasan generasi muda Sidoarjo.(mad)








